in

Lagi ‘WikWik’ sama PS di Cafe Batulayar, Polisi datang gerebek, Mami diamankan dengan kondom

barang bukti kondom dan pelaku prostitusi

kicknews.today – Salah satu cafe di Desa Batulayar Kecamatan Batulayar Lombok Barat digrebek Polres Lombok Barat.

Bersama Unit PPA Sat Reskrim Res Lobar dan Tim Puma Res Lombok Barat. Cafe yang menyediakan lokasi bernyanyi tersebut kedapatan menjalankan praktek prostitusi.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, menyayangkan, salah satu Café Karaoke di Kawasan Batulayar Lombok Barat ini menyediakan sarana untuk dilakukan perbuatan prostitusi.

“Café ini, selain sebagai tempat karaoke juga menyediakan sarana untuk dilakukan praktek prostitusi,” ungkapnya, Senin malam (18/1).

Dhafiq menjelaskan pengungkapan yang dilakukan jajarannya berdasarkan informasi yang diperoleh unit PPA Sat Reskrim Polres Lobar. Bahwa pada salah satu Café di Batulayar kerap menjadi tempat prostitusi.

“Berdasarkan informasi tersebut, unit PPA Sat Reskrim Res Lombok Barat langsung ke Lokasi dan mendapati seorang laki-laki sedang melakukan hubungan seksual dengan salah satu Partner Song di Café tersebut,” jelasnya.

Selain menemukan pasangan praktek prostitusi kata Dhafiq, satu orang yang diduga kuat sebagai mucikari atau Mami berinisial NN, perempuan 36 tahun, asal Bandung Barat, Jawa Barat diamankan.

“Termasuk dua sejoli yang kedapatan melakukan hubungan seksual diamankan,” katanya.

Sesuai hasil penyelidikan sementara, praktek prostitusi ini memang sengaja disediakan di dalam satu room pada cafe tersebut.

Dari hasil interogasi awal dengan mucikari inisial NN, pelanggan akan ditawari melakukan syur dengan partner song. “Secara otomatis pengunjung bisa nikmati layanan prostitusi,” terang Dhafiq.

Kini, NN ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan dua sejoli yang kedapatan tengah melakukan hubungan seks tersebut juga sedang dimintai keterangan secara intensif.

Pun, barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa satu bungkus kondom yang sudah terpakai, empat bungkus kondom yang belum terpakai, dan tiga botol miras berbagai merk.

“Untuk NN selaku mucikari yang telah ditetapkan menjadi tersangka dijerat dengan pasal 296 KUHP jo Pasal 506 KUHP,” tandasnya.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten