in

Viral, Pengantin usia Anak di Lombok Tengah menikah gara gara takut pulang

kicknews.today – Kasus dugaan pernikahan anak di Kabupaten Lombok Tengah kembali terjadi. Pernikahan ini kemudian viral di media sosial setelah salah satu warga setempat melakukan siaran langsung melalui facebook, Selasa (5/1).

Dalam video tersebut, penggantin pria inisial MI (16) dan pengantin wanita BN (15). Pasangan ini berasal dari Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Pernikahan kedua mepelai yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) tersebut diwakili oleh tokoh agama setempat, karena pihak wali tidak bisa hadir.

“Aku terima nikah BN (inisial, red) dengan maskawin uang Rp 1 juta dan emas 15 gram,” ujar MI saat ijab kabul yang disaksikan oleh warga setempat.

MI menceritakan kisah pernikahannya dengan istrinya tersebut berawal saat keduanya kenal melalui Facebook, kemudian berlanjut bertemu di Pantai Kuta. Selanjutnya benih-benih cinta keduanya tumbuh dan mereka memutuskan untuk pacaran. “Kenal di Facebook dan pacaran seminggu, kemudian sepakat mau nikah,” katanya.

Namun pernikahan ini tidak lepas dari insiden. Ia “terpaksa” menikah meski belum cukup umur, karena calon pasangannya itu tidak berani pulang lantaran dimarahi orang tuanya setelah dituduh ke rumah pacarnya.

Lantaran tidak berani pulang, M akhirnya mengajak B untuk menikah. “Awalnya orang tua tidak setuju, tapi kami tidak tetap menikah,” katanya.

Sementara BA mengatakan, bahwa dirinya tidak pernah ada rencana untuk menikah cepat-cepat, apalagi di usia yang belia. Namun situasi itu dinilainya sebagai takdir. Ia dilamar dengan mas kawin Rp 1 Juta dan emas 15 gram.

“Tidak ingin cepat-cepat nikah awalnya. Tapi jodoh,” akunya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Desa Sukadana Syukur membenarkan peristiwa pernikahan anak tersebut. Namun, awalnya ia tidak tahu samasekali. “Saya justeru tahu tentang pernikahan di bawah umur setelah viral di media sosial,” bebernya.

“Pemerintah Desa tidak mengetahui pernikahan itu. Namun, kita akan panggil Kepala Dusun dan pihak terkait,” pungkasnya. (Ade)

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Pembangunan RTG Tahap II di Lombok Tengah Ditargetkan Tuntas April 2021

Bersama tokoh NU dan NW, Kapolda NTB bahas perubahan nama Bandara Lombok