in

Gegara ribut main bola, jalan Sukarno-Hatta diblokade

jalan sukarno-hatta Kota Bima diblokade warga lantaran salah satu warga setempat ditangkap polisi dan minta dibebaskan.
jalan Sukarno-hatta Kota Bima diblokade warga lantaran salah satu warga setempat ditangkap polisi dan minta dibebaskan.

kicknews.today – Ruas jalan utama Soekarno Hatta di Lingkungan Penaraga Kecamatan Raba Kota Bima diblokade warga, Senin (5/12). Warga menuntut pembebasan seorang pemuda inisial RU yang ditangkap karena terlibat perkelahian pada event sepakbola di Kelurahan Penaraga beberapa hari lalu.

Aksi blokade jalan terjadi sekitar pukul 18.00 Wita. Aksi itu dikeluhkan para pengendara yang tertahan. Blokade jalan tidak berlangsung lama. Sekitar pukul 20.08 Wita, jalan dibuka setelah dilakukan pendekatan aparat kepolisian dan TNI.

Kapolsek Rasanae Timur, Iptu Suratno menyampaikan, penahanan RU atas dugaan penganiayaan terhadap warga Desa Panda Kabupaten Bima. Perkelahian itu terjadi saat pertandingan sepak bola mini, di Kelurahan Penaraga antara klub dari Desa Panda melawan klub dari Kelurahan Penaraga pada partai semifinal, Jumat (2/12).

Suratno mengaku, upaya komunikasi sudah dilakukan sejak sore hari untuk diberikan pemahaman terhadap warga. Bahkan upaya persuasif melibatkan anggota TNI.

“Tapi warga tetap meminta RU dibebaskan,” katanya.

Karena semakin banyak warga menutupi jalan Soekarno Hatta kata Suratno, anggota Polres Bima Kota dari berbagai satuan pun diturunkan ke lokasi, untuk meminta warga segera masuk dalam kampung.

Upayakan komunikasi pun terus dilakukan, agar warga tidak berada di dalam jalan raya, karena mengganggu aktivitas warga lain yang menggunakan jalan umum tersebut.

Sementara itu Tokoh Pemuda Kelurahan Penaraga Iwan, meminta agar warga tersebut segera dibebaskan. Karena pelaku keributan itu bukan satu orang tapi banyak orang.

Saat pertandingan itu, banyak warga dari berbagai kelurahan yang datang menonton, sehingga perkelahian itu terlihat ramai.

“Inikan bukan perkelahian dua orang, tapi banyak orang yang terlibat,” tegasnya.

Warga akhirnya membuka blokade jalan, dengan kesepakatan untuk bertemu esok hari di Polres Bima Kota. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten