in

Dugaan Praktek Perjudian di Pilkada Lombok Tengah diusut Polisi

kicknews.today – Praktik judi dalam Pilkades biasanya sangat rentan terjadi. Seperti halnya dalam Pilkades 16 di Lombok Tengah pada hari Rabu tanggal 23 Desember 2020 menjadi antensi aparat TNI maupun Polri mencegah adanya judi Pilkades.

Komandan Kodim 1620/Lombok Tengah Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan, S.IP mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan kepada Babinsa agar melakukan pencegahan dini praktik judi dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Desa tersebut.

“Pencegahan dan deteksi dini penting, untuk mencegah terjadi tindak pidana atau pelanggaran hukum saat Pilkades berlangsung,” ujarnya, Selasa (22/12).

Ditegaskan, dirinya telah menekankan agar semua Babinsa yang nantinya akan bertugas melakukan pengamanan, hendaknya melakukan sosialisasi kepada semua elemen masyarakat terkait hal itu.

“Selain praktik perjudian, hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah politik uang dalam pelaksanaan Pilkades untuk mencegah konflik,” katanya.

Selain tidak memberikan pendidikan politik yang baik, praktik politik uang dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Desa, juga akan berdampak negatif terhadap keberlangsungan pemerintahan di Lombok Tengah.

“Oleh karena itu, kami meminta agar masing-masing personel yang bertugas melakukan pengamanan hendaknya juga memperhatikan masalah ini,” jelasnya.

“Peran semua pihak sangat diharapkan agar pilkades serentak di Lombok Tengah nanti bisa berlangsung sesuai harapan,” pungkasnya.

Terpisah, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Esty Setyo saat acara deklarasi Pilkades damai yang diikuti oleh semua Calon mengatakan, Calon Kepala Desa harus bisa menghadirkan saksinya masing-masing di TPS, sehingga ada keterwakilan dari calon kepala Desa untuk menghindari terjadinya polemik, sehingga bisa berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif.

“Jadi kehadiran para saksi di masing-masing TPS untuk menghindari fitnah dan menghindari dugaan kecurangan,” katanya.

Lanjut Kapolres, pihaknya sudah menyiapkan tenaga pengamanan baik dari Polres, Kodim dan Pol PP dan personel BKO dari Polda. Dia ingin memastikan pilkades ini bisa berjalan seperti pelaksanaan pilkada kemarin.

“Kuncinya bukan di kami, tetapi dari para calon yang mencalonkan diri menjadi kepala Desa,” ujarnya.

“Kami dari seluruh unsur pengamanan yang berjumlah keseluruhan hampir 1000 lebih, itu sebagai wujud keseriusan kami dalam pengamanan Pilkades. Ini untuk menjamin terselenggaranya Pilkades yang aman, tertib dan lancar,” pungkasnya. (Ade)

Editor: Dani

Laporkan Konten