in

Duel saat teler, dua Pria di Mataram Sama sama luka bacok, saling Lapor Polisi

ilustrasi

kicknews.today – Dua pria di Kota Mataram, SK (40) dan SN (35) punya kesamaan dalam satu peristiwa. Sama sama mabuk, sama sama mengalami luka bacok, kesamaan lanjutannya adalah keduanya mendatangi kantor polisi untuk saling lapor.

Peristiwanya begini. Berawal keduanya pria yang sama sama asal Kelurahan Pagesangan Mataram ini mabuk minuman keras (miras) jenis Tuak Senin (8/2) malam.

Setalah keduanya cukup lama minum miras jenis Tuak, SK tiba-tiba beraksi dengan memecahkan botol dikepalanya sendiri. Lalu menusuk dada sendiri dengan sajam. Eh, rupanya SK sedang pamer kekebalan. Tapi apa lacur, rupanya SK tidak kebal. Darah segar mengucur dari kepala dan bekas tusukan di dadanya.

Melihat teman duel mabuknya berdarah, bukannya prihatin, SN malah terbahak bahak. Melihat SN yang ngakak, SK rupanya tersinggung. Nah, di sinilah peristiwa duel dua “bang Jago” ini berawal.

SK mengajak temannya itu duel di tempat. Pedagang Tuak tentusaja tidak mau lapaknya roboh karena dijadikan ring tinju, sontak mengusir keduanya agar sebaiknya mencari arena lain agar tidak mengganggu konsumen lain yang sedang “khusyuk”.

SN dan SK pun keluar dari tempat itu, tapi bukan mau berpisah, apalagi saling maaf maafan. Mereka malah melanjutkan niatnya untuk duel dan akhirnya sama sama bertemu di tempat berbeda pada Pukul 23.45 Wita.

SN yang sudah tiba duluan di lokasi nampak sudah siap. SK yang tiba setelahnya, langsung menyerang menggunakan parang dan mendarat di leher dan lengan sebelah kiri. Tak tinggal diam, SN balik menyerang dan berhasil membalas hingga menyebabkan lawannya luka.

Akibat duel itu, keduanya sama sama mengalami luka parah. SK lula di bagian siku dan lengan, sedangkan SN di bagian leher kanan dan kiri. Agar tidak terjadi duel lanjutan, perawatan keduanya dipisah, satu di RSUP NTB dan satu lagi di RSUD Kota Mataram.

Terkait kejadian itu, Kapolsek Pagutan langsung bertindak mencegah bentrok berlanjut dan melibatkan pihak lain. Kapolsek Pagutan, Iptu I Ketut Artana mengaku sudah mengecek TKP dan memproses kasus itu. Rupanya, baik SN dan SK sama sama lapor ke Polisi.

“Mereka saling lapor. Kita sudah menerima laporan dan mendatangi TKP. Kemudian meminta keterangan saksi-saksi,” jelas Kapolsek.(Vik)

Editor: Dani

Laporkan Konten