in

DPO Begal di jalur Bypass Gerung – Mataram diminta serahkan diri, jika tidak…

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq

kicknews.today – Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Lombok Barat AKP Dhafid Shiddiq, mengamankan satu persatu pelaku begal sadis yang beraksi terjadi di Jalan Bypass BIL II Gerung-Mataram Selasa (12/1) minggu lalu.

“Dari hasil penyelidikan, diduga pelaku berjumlah empat orang, sebelumnya tiga sudah berhasil diamankan, sedangkan satu di antaranya ditetapkan menjadi DPO,” ungkap Dhafiq, Senin (8/1/2021) saat ditemui di ruangannya.

Menurutnya, kasus begal ini menjadi atensi jajarannya, sehingga upaya penyelidikan untuk mengungkap kasus ini menjadi perhatian jajarannya.

“Awalnya dua orang pelaku diamankan. Kemudian kemarin kita amankan lagi satu orang,” kata Dhafiq

Untuk satu orang DPO, kata Dhafiq, pihaknya akan terus melakukan pengejaran.

Adapun salah satu DPO yang berhasil diamankan berinisial NS alias Sodok, laki-laki 32 tahun, warga Dusun Pejanggik, Kecamatan Praya Tengah, Kabupaten Lombok Tengah.

“Tersangka kita amankan tanpa perlawanan, sedangkan perannya dalam peristiwa ini, sebagai salah satu pelaku utama, sebagai eksekutor atau yang membacok korbannya,” ucapnya.

Kejadian pembegalan bermula saat dua korban yang masih remaja sedang melintas di TKP. Kemudian dihampiri oleh pelaku, melakukan penganiayaan kepada korban dengan menggunakan senjata tajam.

“Korban hingga mengalami luka-luka hingga harus dilarikan kerumah sakit, mengambil barang-barang satu Unit sepeda motor merek Honda Beat Street warna Silver, dan satu unit unit HP,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Lombok Barat pun meminta agar siasa satu DPO yang masih bersembunyi, dihimbau untuk menyerahkan diri.

“Kalau tidak menyerahkan diri, jangan salahkan kami untuk melakukan tindakan tegas terukur (Tembak), apalagi melakukan perlawanan,” tegasnya.

Dhafiq pun mengaku, sisa DPO satu orang, sudah kita kantongi identitasnya.

“Aksi begal ini memang sudah direncanakan bersama-sama sebelum melakukan aksinya,” pungkasnya.(Vik)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten