in

Diperiksa Bareskrim Polri sebagai saksi kasus penembakan Brigadir Yoshua, Irjen Ferdy mohon doa

Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo
Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo

kicknews.today- Inspektur Jenderal Polisi Ferdy Sambo memenuhi panggilan penyidik untuk diperiksa Tim Khusus Bareskrim Polri, Kamis (4/8). Jenderal bintang dua itu diperiksa saksi terkait kasus terbunuhnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Bharada E.

Mengenakan seragam polisi Sambo tiba di lobi Gedung Bareskrim Kamis, (4/8) sekitar pukul 10.14 WIB, dengan pengawalan ketat dari para ajudan dan beberapa polisi lain. Ia telah dibebastugaskan dari jabatannya sebagai kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Indonesia.

Kepada wartawan, Irjen Ferdy mengaku dirinya telah empat kali diperiksa terkait kasus baku-tembak di rumahnya, yang menewaskan satu ajudannya itu.

“Saya hadir memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang keempat. Saya sudah memberikan keterangan kepada penyidik Polres Jaksel, Polda Metro Jaya, sekarang yang keempat di Bareskrim Polri,” kata Ferdy dilansir antara.

Alumnus Akademi Kepolisian pada 1994 itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada institusi terkait peristiwa yang terjadi di rumah dinasnya di Duren Tiga. Ia menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Brigadir Yosua.

“Saya selaku ciptaan Tuhan menyampaikan permohonan maaf kepada institusi Polri. Demikian juga saya menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Brigadir Yoshua. Semoga keluarga diberikan kekuatan. Namun semua itu terlepas dari apa yang telah dilakukan Yoshua kepada istri dan keluarga saya,” kata dia. Ia juga berharap masyarakat dan pihak-pihak lain agar tidak beramsumsi dengan kasus yang terjadi di rumahnya. “Selanjutnya saya harapkan kepada seluruh pihak-pihak dan masyarakat untuk terus bersabar dan tidak memberikan asumsi, persepsi, simpang siurnya peristiwa di rumah saya. Saya mohon doa,” tutupnya. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten