in

Dilapor lecehkan siswi magang, Kepala KCD Dikbud dicopot? Gubernur NTB bilang mengundurkan diri

Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah

kicknews.today- Kepala Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Dompu, Dinas Dikbud NTB, Syarifuddin S.Pd dicopot dari jabatannya, Jumat (5/8). Dia dipindahkan tugaskan ke SMKN 1 Woja sebagai guru.

Pencopotan dan penempatan Syarifuddin berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor: 821-2-1-508/BKD/2022, tertanggal 5 Agustus 2022 tentang Pembebasan Pegawai Negeri Sipil dari Jabatan Administrator pada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Dalam SK itu, salah satu ketetapan gubernur, membebaskan Syarifuddin dari jabatan administrator sebagai KCD Dikbud Dompu, Dikbud NTB dan menempatkan sebagai guru ahli madya pada SMKN 1 Woja.

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kekeliruan di dalamnya akan diadakan perbaikan dan perhitungan kembali sebagaimana mestinya. Keputusan ini disampaikan kepada pegawai negeri sipil yang bersangkutan untuk diketahui dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Tembusan SK itu disampaikan kepada Menteri Dalam Negeri RI dan Kepala Badan Kepegawaian Negara RI. Kemudian, Kepala Kantor Regional X BKN Denpasar, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi NTB, Inspektur Provinsi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTB.

Sebelumnya, Kepala KCD yang baru beberapa bulan menjabat ini dilaporkan atas kasus dugaan pelecehan seksual anak di bawah umur. Korbannya adalah siswi inisial Y, 16 tahun yang magang di Kantor KCD Dikbud NTB Dompu.

Kasus itu dilaporkan oleh ibu korban inisial H pada Rabu malam (3/8) di Polres Dompu. Siswi SMK itu diduga dilecehkan di Kantor KCD NTB Dompu, Senin (1/8) saat jam kerja.

Dari informasi yang dihimpun, kasus itu terungkap dari sikap korban yang tak biasa. Sering murung dan jarang makan. Orang tuanya pun menanyakan perihal yang dialami korban. Karena khawatir, korban pun menceritakan semuanya.

Kasus itu bermula ketika korban dipanggil masuk ke ruang kerja terduga pelaku menanyakan beberapa berkas. Setelah korban masuk ruangan, S spontan mengajaknya selfie.

Karena masih polos dan tidak menaruh curiga, korban menerima. Terduga pelaku pun memanfaatkan kesempatan dengan memeluk korban hingga diperlakukan secara tidak senonoh.

Orang tua korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Dompu. Mereka berharap kasus itu diusut tuntas.

Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, S.Sos  membenarkan laporan dugaan pelecehan seksual tersebut. Kasus itu dilaporkan orang tua korban Rabu malam lalu.

“Korban sudah di periksa oleh Unit PPA Polres Dompu,” jelas Kasat AKP Adhar.

Adhar belum bisa membeberkan secara detail hasil pemeriksaan tersebut. Saat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti.

Terkait pindah tugas Kepala KCD NTB Dompu dibenarkan oleh Gubernur NTB, Dr Zulkieflimansyah. Dihubungi Sabtu sore (6/8), Gubernur yang akrab disapa Bang Zul itu menyebutkan, Kepala KCD NTB Dompu mengundurkan diri.

“Beliau mengundurkan diri,”  kata Bang Zul singkat.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dikbud NTB, Dr. H. Aidy Furqan, SPd MPd terkait pencopotan Kepala KCD Dikbud NTB Dompu. Menurutnya, Gubernur dan Wagub NTB setiap waktu memberikan penilaian kepada semua bawahannya. Baik dalam melaksanakan tugas manapun dalam kehidupan kemasyarakatan para bawahannya.

“Soal keputusan pak Gubernur membebastugaskan Kepala KCD Dompu bisa jadi sudah melalui proses penilaian. Pimpinan mengawal kami setiap waktu dan memantau pula dinamika yang terjadi. Termasuk beberapa hari terakhir ini,” pungkas Kepala Dikbud NTB via whatsapp. (jr)

Editor: Juwair Saddam

Laporkan Konten