in

Curi 2 ekor sapi, seorang pemuda di Lanci Jaya Dompu diringkus

Kicknews.today- Kepolisian Sektor Manggelewa meringkus seorang pemuda berinisial TF (27), warga Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu. TF diduga mencuri dua ekor sapi milik Syamsul Hakim (35) warga Desa Nusa Jaya Kecamatan setempat, Selasa (5/1) sekitar pukul 03.00 Wita.

Kapolres Dompu melalui Paur Subbag Humas, Aiptu Hujaifah mengungkapkan peristiwa itu diketahui korban pada pagi hari sekitar pukul 06.30 Wita. Saat itu korban hendak mengecek sapi yang diikat pada kandang di belakang rumahnya.

“Saat dicek, sapi yang diikat raib. Atas peristiwa itu korban melaporkan ke Mapolsek Manggelewa sambil melakukan pencarian,” ujar Hujaifah mengutip keterangan korban.

Upaya korban bersama personel Polsek Manggelewa dibantu warga setempat mencari Sapi. Mereka menelurusi jejak kaki sapi di sekitar lahan pertanian setempat. Setelah menempuh jarak sekitar 5 kilometer berhasil menemukan dua ekor sapi dalam keadaan terikat di pinggir sungai.

Merespon laporan korban, Unit Reskrim Polsek Manggelewa bekerja cepat dalam mengungkap kasus pencurian tersebut. Dengan segera memeriksa saksi-saksi hingga mengerucut pada satu nama yakni TF.

“Selanjutnya anggota mencari TF ke rumahnya namun yang bersangkutan tidak di tempat,” ungkapnya.

Berdasarkan informasi dari warga setempat, TF berada di Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. Menindaklanjuti informasi tersebut, sekitar pukul 11.15 Wita, Kapolsek Manggelewa, IPTU Rodolfo M Aroujo memimpin anggotanya menuju Kecamatan Sanggar guna menangkap pelaku.

“Usai ditangkap, pelaku langsung dibawa ke Mapolsek Manggelewa,” terangnya.

Saat ini TF sedang menjalani proses hukum di Polsek Manggelewa, atas perbuatannya ia dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (rif)

What do you think?

Member

Written by syarif bima

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Sempat Kritis, anggota TRC BPBD Lombok Timur meninggal dunia

Pupuk Langka, Pemda Lombok Tengah diminta bertindak