in

Bos PT. SAM ditahan Kejati NTB terkait korupsi Bibit Jagung

Bos PT. SAM, AP saat digiring ke dalam mobil tahanan. (Ist)

kicknews.today – Direktur PT. SAM, AP resmi ditahan Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Barat, Senin (7/6) setelah selesai dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka. Dengan demikian, sudah tiga tersangka ditahan terkait pengadaan bibit Jagung pada Dinas Pertanian NTB dengan Kerugian Negara 15,4 Miliar itu.

AP dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka oleh Penyidik setelah dinyatakan Negatif Covid-19 oleh Dokter pada Rumah Sakit Universitas Mataram. Dengan tetap memperhatikan Prokes Covid 19, pemeriksaan tersebut berlangsung sekitar 2 jam dan langsung dibawa dan dititip ke Sel Polres Mataram.

Tersangka AP ditahan oleh Penyidik selama 20 hari, menyusul 3 orang tersangka lainnya yang sudah mendekam di penjara sekitar 1 bulan lalu. Mereka adalah Kepala Dinas Pertanian Propinsi Nusa Tenggara Barat inisial HF, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK) inisial IWW, dan salah satu Rekanan yakni Direktur PT. WBS inisial LIH.

Tersangka AP baru ditahan menyusul tersangka lainnya pada pemanggilan keenam kali, satu kali mangkir, 1 Kali dinyatakan Positif Covid 19 oleh Dokter RS Harapan Keluarga, 1 Kali dinyatakan Positif oleh RSUD Propinsi dan 2 kali dinyatakan Positif oleh RSUD Kota Mataram dan Terakhir Penyidik membawa tersangka pada kali ini di RS Unram dengan hasil Negatif.

Sebagaimana keterangan sebelumnya, bahwa modus kasus ini bahwa bibit Jagung yang diserahkan pada masyarakat tidak memenuhi spek sebagaimana petunjuk teknis pengadaan Bibit Jagung dari Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2017.

Akibatnya, merugikan keuangan Negara sejumlah Rp. 15.4 Miliar. Namun kerugian negara tersebut merupakan perhitungan Penyidik dan masih bersifat sementara sambil menunggu hasil dari BPKP Perwakilan Mataram. (red)

Editor: Nurul

Laporkan Konten