in

Bobol motor, pelaku Curanmor di Lombok Timur kejar-kejaran dengan polisi

Pelaku pencurian motor diamankan di Polres Lombok Timur (8/9/2021).

kicknews.today – Pelaku Curanmor di Lombok Timur (Lotim) terlibat aksi kejar-kejaran dengan aparat kepolisian. Ia ketahuan menggondol satu unit sepeda motor, setelah membobolnya dengan kunci palsu.

Kapolsek Sukamulia melalui Kasubag Humas Polres Lotim, Iptu L Jaharudin, mengatakan bahwa TKP di Rw Sinar Harapan, Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lotim.

Terduga pelaku adalah pria inisial RA (25) asal Desa Suralaga, Kecamatan Suralaga. Ia cukup gesit dan sempat melarikan diri dari kejaran petugas saat hendak disergap. Namun berkat kesigapan petugas RA berhasil diamankan.

“Benar kami sudah amankan RA, Selasa (7/9) sekitar pukul 19.30 Wita bertempat di Desa Lendang Batu, Kecamatan Sukamulia,” terangnya.

Jaharudin melanjutkan, terduga pelaku melancarkan aksinya pada malam hari. Saat itu RA mendatangi TKP dengan membawa kunci palsu. Setiba di TKP, pelaku melihat sepeda motor milik korban terparkir di halaman rumah. Memanfaatkan kondisi yang sepi, pelaku menghidupkan sepeda motor dan membawa kabur ke arah jalan Raya Selong Sukamulia.
Namun saat yang bersamaan, korban mendengar dari dalam rumah sepeda motornya dihidupkan dan dibawa kabur. Saat itu korban menghubungi petugas dan langsung mengejar pelaku, setiba di Lendang Batu Sukamulia pelaku dapat dikejar oleh korban bersama anggota Polsek.

“Karena terpojok pelaku spontan turun dari sepeda motor dan kabur ke perkampungan, beruntung Tim Puma bersama Anggota Polsek Sukamulia menyisir dan melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku yang besembunyi di rumah warga,” tambahnya.

Saat diamankan, petugas menemukan Barang Bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor milik korban. Untuk proses hukum lebih lanjut dan menghindari amukan warga, petugas mengamankan terduga pelaku di Mapolres Lotim.

“Saat ini pelaku dan Barang Bukti kami amankan di Polres Lotim untuk
pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya. (oni)

Editor: Annisa

Laporkan Konten