in

Beredar daftar nama tokoh, Pesantren dan simpatisan FPI di NTB, begini kata Polisi

FPI

kicknews.today – Beberapa waktu ini beredar melalui grup-grup terbatas data Pengurus Front Pembela Islam (FPI), tokoh dan pesantren yang berafilisasi, simpatisan dan kontra FPI di wilayah NTB. Dalam data tersebut terpampang Kop Surat Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dit Intelkam) Polda NTB.

Mengenai hal tersebut, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si menegaskan bahwa data yang beredar tersebut palsu atau hoaks. Hal ini dikatakan dia saat ditemui usai jumpa pers akhir tahun 2020, Selasa (29/12).

“Jadi, itu hoaks. Sekali lagi, data yang beredar secara masif itu saya pastikan dan nyatakan sebagai data hoaks, bukan bersumber dari Dit Intelkam Polda NTB dan saat ini sedang didalami Tim Cyber Crime,” tegasnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, data lengkap yang memuat struktur kepengurusan, tokoh, organisasi, dan pondok pesantren (ponpes) yang berafiliasi dan kontra tersebut, dapat meresahkan dan mengganggu situasi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).

“Mari bersama kita menjaga kondusifitas wilayah NTB yang kita cintai ini, dengan bijak dalam memanfaatkan media sosial. Jangan hanya karena jentikan jari, membawa masalah bagi diri kita dan orang lain,” pintanya.

Sementara itu, Direktur Intelkam Polda NTB Kombes Pol. Drs. Susilo R. Irianto juga menyatakan hal senada. Menurutnya, jika ditelisik banyak kejanggalan dalam data yang tersebar tersebut.

“Itu bukan dari Polda, sudah kita cek, tanda tangan tidak benar dan bentuk data, format data, apalagi isinya sepertinya asal, dan itu tidak benar dari Polda,” tegasnya.

Dia meminta agar masyarakat lebih kritis jika menerima informasi apalagi itu dapat berpotensi membuat kegaduhan.

“Harus banyak-banyak kita tabayyun, untuk menjaga Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniah, dan Ukhuwah Basyariyah,” ungkapnya. (red.)

Editor: Dani

Laporkan Konten