in

LucuLucu SukaSuka MarahMarah KerenKeren KagetKaget SedihSedih

Balap liar dan judi, 84 pemuda dan puluhan motor diamankan di Lombok Utara

Puluhan pemuda beserta motornya diamankan Polisi Lombok Utara akibat aksi balap liar dan taruhan (29/4/2021).

kicknews.today – Bulan suci Ramadhan idealnya dijadikan sebagai kesempatan untuk fokus beribadah. Namun tidak bagi para pemuda di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Ketika malam dan jalanan mulai lengang, mereka justru menggunakannya sebagai ajang balapan liar. Hingga pada Kamis (29/4) sekitar pukul 02.00 Wita di Dusun Pandanan, Desa Malaka Pemenang, polisi melakukan razia dan mengamankan puluhan pemuda beserta sepeda motornya.

Kapolres Lombok Utara, AKBP Fery Jaya Satriansyah, melalui Kapolsek Pemenang Iptu Lalu Iskandar Zulkarnaen, mengungkapkan bahwa penertiban balap liar tersebut berdasarkan adanya laporan masyarakat yang merasa resah. Selain itu, aksi mereka bisa membahayakan pengendara lain.

“Tidak hanya balapan biasa, mereka pun sampai ada yang taruhan dan menjagokan motor mereka masing-masing. Aktivitas mereka pun kerap meresahkan warga sekitar,” ungkapnya.

Dijelaskan, razia yang dilakukan tersebut merupakan Patroli Lumpia, guna menjaga ketertiban selama Ramadhan. Tidak hanya didominasi laki-laki melainkan juga perempuan, jumlahnya mencapai 84 orang dan 64 sepeda motor.

“Puluhan pemuda yang diamankan 16 di antaranya berasal dari Kecamatan Pemenang, 45 orang dari Kecamatan Tanjung, dan 21 orang dari Kecamatan Gangga,” jelasnya.

Pemuda pemudi tersebut beserta sepeda motor langsung digelandang ke Mapolsek Pemenang. Terlebih, hampir seluruh dari mereka tidak dilengkapi surat kendaraan dan semuanya tidak menggunakan helm.

“Kami antisipasi jangan sampai akan berdampak fatal. Selain itu, kami juga memberikan rasa aman kepada masyakatat yang tengah menjalankan ibadah puasa. Kita beri efek jera dengan mengamankan kendaraan mereka,” katanya.

Selanjutnya, para pemuda akan diberikan pembinaan dan mengundang orangtuanya. Sementara kendaraan tetap disita hingga dapat menunjukan surat-surat kelengkapan, barulah diperkenankan untuk dibawa pulang. (iko)

Editor: Annisa

Laporkan Konten