in

Aparat antisipasi oknum Sopir nakal angkut penumpang dari Padangbai-Lembar

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat lakukan pengawasan penyeberangan di Pelabuhan Lembar-Padangbai.

Pengawasan tersebut dilakukan penyekatan untuk penumpang pada masa mudik dari Pelabuhan Padangbai Bali menuju Pelabuhan menuju Pelabuhan Lembar Kabupaten Lombok Barat.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, mengatakan jumlah penumpang tahun ini terdapat penurunan sebesar 93 persen.

Dalam pengawasan Polres Lombok Barat, penumpang yang dapat melakukan perjalanan dengan kriteria pengecualian, memiliki kelengkapan seperti surat keterangan tugas, dan surat keterangan sakit.

“Situasi ini tidak menutup kemungkinan terjadinya pemalsuan surat tugas, maupun surat keterangan lainnya yangmasuk dalam pengecualian tersebut,” katanya, Sabtu (8/5).

Sejauh ini kata Bagus, para penumpang dipastikan telah melengkapi dokumen, agar dilakukan kembali rapid test secara acak, terutama penumpang yang datang dari luar NTB.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan guna mengantisipasi pemalsuan hasil rapid test yang dibawa oleh para penumpang,” ucapnya.

Selain memastikan kelengkapan surat-surat, pihaknya mengantisipasi kendaraan logistik yang nekat mengangkut penumpang.

“Mulai dari tempat sopir, hingga bagian belakang kendaraan atau tempat mengangkut barang juga diperiksa secara ketat,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid menekankan otoritas Pelabuhan Lembar agar menerapkan ketentuan yang berlaku sesuai dengan peraturan menteri perhubungan.

“Saya harus memastikan kebijakan pemerintah terlaksana dengan baik, terlebih ini dinilai untuk kebaikan bersama, mencegah terjadinya lonjakan penularan Covid-19 ini, agar diatensi,” tegasnya.

Menurutnya, dengan adanya penumpang dengan kriteria pengeculaian tersebut, harus dilakukan kita rapid test antigen kembali.

General Manajer PT. ASDP Lembar, Muhammad Yasin mengatakan dua hari ditutupnya pelabuhan Lembar untuk pelayanan mudik, kecuali kendaraan logistic terhitung hingga pagi tadi, ada sekitar 93 truk logistik yang masuk melalui pelabuhan Lembar.

“Lalu lintas kendaraan logistik itu dilayani oleh 15 kapal yang beroperasi selama masa pelarangan mudik ini,” katanya.

“Yang beroperasi kemarin itu 15 kapal, jika dibanding tahun lalu itu kita ada 22 kapal yang beroperasi” tuturnya.

Pun, jumlah kapal yang beroperasi mengalami penurunan sebesar 32 persen.

Begitupun dengan trip yang dilayani juga mengalami penrununan hingga 25 persen.

“Pada tahun lalu itu berjumlah 32 trip, namun pada tahun ini, tripnya justru hanya berjumlah 24 pada menjelang Lebaran ini,” ucapnya.(Vik)

Editor: Redaksi

Laporkan Konten