in

Antisipasi Kericuhan Pilkada, Polres Lombok Tengah gelar simulasi penanganan Demonstrasi

kicknews.today -Polres Lombok Tengah menggelar simulasi penanganan aksi demonstrasi yang berujung kericuhan di halaman Polres setempat, Kamis (4/11). Hal tersebut dilakukan, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya aksi demonstrasi menjelang dan sesudah Pilkada serentak tanggal 9 Desember 2020.

Kapolres Lombok Tengah melalui Ps Paur Humas, AIPDA Ahmad Taufik mengatakan, latihan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan personel dalam rangka pengamanan unjuk rasa. Dimana petugas yang akan diturunkan dalam mengamankan aksi unjuk rasa nanti, harus mengetahui bagaimana langkah yang tepat untuk mereka ambil saat terjadinya aksi unjuk rasa.

“Latihan ini rutin dilakukan dua kali dalam seminggu, untuk mempersiapkan personel dalam melakukan pengamanan saat aksi demonstrasi,” ujarnya kepada wartawan di kantornya.

Taufik menjelaskan, anggota dibekali bagaimana cara menghadapi massa ketika terjadi aksi demonstrasi, karena memang kedepan aksi demonstrasi menjelang Pilkada diprediksi kemungkinan akan banyak terjadi. Sehingga, perlu antisipasi dari jauh sebelumnya untuk memastikan kondisi daerah tetap kondusif.

“Kalau aksi dilakukan secara anarkis oleh massa kita mempunyai langkah untuk melakukan penindakan,” jelasnya.

Dimana tim dibagi dalam tiga inti, yakni; pertama, Dalmas humanis yang berisi para Polwan yang bertugas untuk melakukan negosiasi. Kedua, dalmas awal yang berfungsi untuk melakukan pengamanan dengan hanya membawa tali.

“Kalau Dalmas lanjut ini baru kemudian menggunakan tameng dan tongkat,” pungkasnya. (Ade)

What do you think?

Member

Written by ade ahyar

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Sengketa Batas Lombok Barat vs Lombok Tengah digiring ke MA

Krisis Keuangan, Kantor Bupati dan DPRD Lombok Utara Gagal dibangun