in

Angka anak kecelakaan lalulintas di Lombok Timur tambah tinggi

ilustrasi

kicknews.today – Anak-anak yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) di Lombok Timur (Lotim) masih terbilang tinggi. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Pusat Kesejahtraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Lombok Timur Hurul’in, saat dikonfirmasi kicknews.today, Senin (26/04).

Hurul’in mengatakan, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Peksos) mendata dari bulan Januari-April sudah sebanyak tiga kasus kecelakaan anak yang melibatkan anak serta menjadi pelaku kecelakaan lalu lintas. Melihat tren kasus Anak Berhadapan Hukum (ABH) dalam kasus Lakalantas angka tersebut mengalami peningkatan.

Kendati begitu, Hurul’in menyebutkan, untuk ketiga kasus itu sudah berhasil dilakukan diversi (penyelesaian perkara diluar peradilan). Menurut Hurul’in ada kelonjakan kasus jika dilihat dari bulan yang sama di tahun sebelumnya.

“Karena ini baru bulan ke empat datanya sudah begitu. Ada peningkatan kalau tahun lalu bulan april belum segitu datanya,” keluhnya

Dia menjelaskan, kasus ini dipicu terhadap kurangnya pemahaman orang tua mengenai aturan berkendara, yakni sudah berumur 17 tahun, menaati rambu-rambu lalu lintas, serta telah memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kurangnya pemamahan orang tua yang belum bisa membedakan antara kebutuhan anak dengan keinginan anak,” katanya.

Diakhir Harul’in menyampaikan sepanjang tahun 2020 kemarin sebanyak 26 kasus ABH dan jumlah itu merupakan kasus kecelakaan lalu lintas yang menjadikan anak sebagai pelaku. Angka ini diprediksi akan mengalami kenaikan di tahun 2021. (Oni)

Editor: Dani

Laporkan Konten