in

Uang Bank NTB Syariah Diselewengkan, Direksi Laporkan Karyawan ke Polda

Seorang karyawan Bank NTB Syariah menyerahkan dokumen laporan ke Ditreskrimsus Polda NTB, di Mataram, Selasa (30/3/2021)

kicknews.today – Direksi Bank NTB Syariah melaporkan dugaan penyelewengan (fraud) yang diduga dilakukan oleh seorang oknum karyawan ke Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat.

“Itu sebagai bentuk keseriusan kami dalam menangani dan menuntaskan kasus dugaan ‘fraud’ yang diduga dilakukan seorang oknum karyawan,” kata Direktur Utama Bank NTB Syariah Kukuh Rahardjo, di Mataram, Selasa (30/3).

Ia mengatakan dalam laporan yang diterima Direktorat Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda NTB, dijelaskan tentang adanya temuan dugaan penyelewengan yang dilakukan oleh seorang oknum pegawai.

Langkah hukum tersebut juga sebagai kelanjutan dari laporan dan penyampaian progres perkembangan permasalahan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 5 Februari 2021.

“Intinya kami sangat serius menyelesaikan masalah ini dengan baik dan tetap memegang azas praduga tak bersalah. Makanya kami melaporkan temuan internal dan progres perkembangan permasalahan ini ke OJK, dan hari ini ke pihak kepolisian,” ujarnya.

Kukuh berharap kepolisian dapat segera membantu mengungkapkan dugaan “fraud” tersebut dengan jelas.

“Fraud” merupakan salah satu tindakan curang yang dilakukan sedemikian rupa, sehingga menguntungkan diri sendiri atau kelompok atau merugikan pihak lain (perorangan, perusahaan atau institusi).

Ia juga menyampaikan masyarakat dan nasabah tidak perlu khawatir dalam bertransaksi di Bank NTB Syariah, karena temuan itu justru adalah hasil perbaikan yang dilakukan manajemen Bank NTB Syariah secara menyeluruh setelah konversi dari bank konvensional menjadi bank umum syariah sejak September 2018.

Program rotasi karyawan yang dilakukan juga sebagai wujud komitmen manajemen perusahaan dalam program anti “fraud”.

“Jadi nasabah atau masyarakat tak perlu khawatir bahkan curiga adanya konspirasi, karena manajemen memastikan komitmen penyelenggaran bank yang menjunjung tinggi kepercayaan nasabah dan tidak mentolerir adanya penyalahgunaan,” ujarnya.

Menurut Kukuh, di era keterbukaan informasi, masyarakat dan nasabah sudah bijak dalam memilah berita yang diterima dan yakin mampu menilai isu yang berkembang di masyarakat.

Bank NTB Syariah saat ini begitu menjadi perhatian karena pada saat yang bersamaan perusahaan daerah itu menunjukan peran aktif dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat NTB dalam berbagai sektor, khususnya pada masa pandemi COVID-19.

“Kami mengajak masyarakat dan seluruh pihak untuk bersama-sama mempercayakan penanganan dan penyelesaian permasalahan ini kepada aparat penegak hukum dalam hal ini kepolisian,” katanya.

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana mengatakan pihaknya akan melakukan pengkajian atas dugaan penyelewengan yang dilakukan seorang oknum pegawai Bank NTB Syariah untuk mengetahui perbuatan melawan hukum.

“Kita ingin tahu motif dan modusnya seperti apa. Nanti kita akan lihat konstruksi permasalahannya apa,” ucap Ekawana. (ant)

Editor: Dani

Laporkan Konten