in

TerkejutTerkejut

Takbirrr… 8 daerah di NTB keluar Zona Merah Covid-19

zona kuning covid - 19 di NTB

kicknews.today –  “Allahuakbar…”,  pekik takbir dari Ust. Zainuddin. Warga Kabupaten Bima ini syukur bukan kepalang melihat layar gadget, soal update terbaru yang dikirim tim Covid – 19 Provinsi NTB. Peta zonasi yang sebelumnya merah dan mencemaskan, berubah menguning. Bahkan paling disyukurinya, Kota Bima sudah zona hijau.  Hanya tinggal dua  yang masih zona merah adalah Kota Mataram dan Lombok Barat.

Kabar baik ini disampaikan Ketua Harian Gugus Tugas Covid – 19 Provinsi NTB, H. L Gita Ariadi Rabu (25/6) malam. Ia mengabarkan, Kota Bima sudah benar benar zero Covid – 19, terakhir ada empat orang sembuh. Lombok Utara dan Kabupaten Dompu hanya tinggal dua orang yang positif, Kabupaten Bima dan Sumbawa Barat sisakan dua pasien masih positif, Kabupaten Sumbawa masih enam orang positif. Lombok Timur masih 17 orang, Lombok Tengah masih 21 orang positif.

Sementara zona merah, Lombok Barat masih 78 orang positif, Kota Mataram masih dominasi dengan 168 orang positif.

Menurut Gita, terkait zona kuning, masing masing tim Gugus tugas terus berusaha menuntaskan pasien yang masih positif. Guna mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif.

Sementara update data  Kamis, diperiksa di Laboratorium sebanyak 180 sampel dengan hasil 136 sampel negatif, 21 sampel positif ulangan, dan 23 sampel kasus baru positif Covid-19.

Dengan demikian, terdapat tambahan 23 kasus baru terkonfirmasi positif, 11 tambahan sembuh baru,dan  dua  kasus kematian baru. Maka jumlah pasien positif Covid-19 di Provinsi NTB sampai kemarin  sebanyak 1.142 orang, dengan perincian 780 orang sudah sembuh, 51 meninggal dunia, serta 311 orang masih positif dan dalam keadaan baik. (red)

What do you think?

43 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

50 orang diperiksa penyidik soal dugaan korupsi dana BOS SDN 19 Cakranegara

jelang pembukaan jalur Pendakian, Gunung Rinjani berstatus Waspada Level II