in

Tak ada Hilal Syawal Jumat Petang Ini, Lebaran Jatuh Pada Hari Minggu

Tim Falakiyah Kemenag Papua melakukan pengamatan hilal berlokasi di pantai Holtekamp Kota Jayapura, Jumat sore (22/5/2020)

kicknews.today – Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama, Cecep Nurwendaya mengatakan tidak ada referensi hilal atau bulan baru nampak di Indonesia pada Jumat petang.

“Semua wilayah Indonesia memiliki ketinggian hilal negatif antara minus 5,29 sampai dengan minus 3,96 derajat. Hilal terbenam terlebih dahulu dibanding matahari,” kata Cecep di Jakarta, Jumat (22/5).

Dengan derajat di bawah nol derajat atau di bawah ufuk artinya hilal kemungkinan besar tidak terlihat oleh tim perukyat.

Cecep mengatakan rukyat adalah observasi astronomis. Karena itu, harus ada referensinya melalui hisab.

“Secara hisab, awal Syawal 1441 H jatuh pada hari Minggu (24/5). Ini sifatnya informatif, konfirmasinya menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat,” katanya.

Dalam paparan virtualnya, Cecep mengatakan dari penghitungan astronomi itu akan dikonfirmasi dengan melihat langsung hilal oleh Tim Falakiyah Kemenag dengan pengamatan hilal di 80 titik di seluruh Indonesia.

Menurut dia, penetapan awal bulan Hijriyah didasarkan pada hisab dan rukyat. Proses hisab sudah ada dan dilakukan oleh hampir semua ormas Islam.

“Saat ini, kita sedang melakukan proses rukyat, dan sedang menunggu hasilnya,” kata dia.

Demikian juga dinyatakan oleh tim Falakiyah Kementerian Agama Provinsi Papua yang melakukan pengamatan di pantai Holtekamp Kota Jayapura, Jumat petang belum melihat hilal 1 Syawal 1441 H.

Tim Falakiyah Kanwil Kementerian Agama Provinsi Papua melakukan pemantauan di Pantai Holtekamp.kompleks PLTU Holtekamp, Kota Jayapura, Jumat.

Mewakili tim Falakiyah Kementerian Agama Dr Husnul Yaqin telah menyampaikan hasil pemantauan hilal hingga detail teknisnya.

Pengamatan hilal berlokasi di Pantai Holtekamp Jayapura, pada bujur 140° 46′ 59,54″ BT lintang 2° 37′ 27,76″ LS delegasi 2 meter zona waktu 9.”

Matahari terbenam pada pukul 17.33.13 Waktu Indonesia Timur. Bulan terbenam pada jam 17.14.12 WIT. Tinggi hilal -5° 14′ 22″.

Umur bulan yaitu selisih waktu antara terbenam matahari dengan waktu terjadinya konjungsi -9 Jam 5 menit 29 detik.

Menurut data teknis tersebut, hilal tidak berpotensi teramati. (ant)

What do you think?

28 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Hasil Swab Belum Keluar, Orang Tua Pasien Ngamuk di RSU Sondosia Bima

Harga Daging Ayam Anjlok, Harga Bawang Merah Masih ’Bandel’