in ,

HIPO Internasional Bantah Tawarkan Investasi dan Sematkan Logo OJK

HIPO Internasional
Ketua Dewan Pembina HIPO Internasional Ketua Dewan Pembina HIPO Internasional Andi Junaedi Nyompa saat acara Milad HIPO Internasional (Foto: Ist)

kicknews.today – Menanggapi pernyataan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, bahwa Himpunan Perusahaan Online (HIPO) Internasional telah membohongi masyarakat dengan iming-iming imbal hasil, dibantah keras pihak HIPO Internasional.

Ketua Dewan Pembina HIPO Andi Junaedi Nyompa melalui keterangan tertulisnya menegaskan, semua pernyataan negatif yang mengarah kepada organisasi masyarakat (ormas) HIPO Internasional, akan terbantahkan ketika publik tidak hanya mendengar dari satu sisi.

“Semua pernyataaan negatif di luar sana akan terbantahkan, setelah membaca website resmi organisasi HIPO yakni www.hipointernasional.or.id,” tegasnya, Jumat (21/2).

Menurut Andi yang juga Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia itu, HIPO adalah ormas berbadan hukum yang secara legal terdaftar sebagai perkumpulan resmi di Republik Indonesia (RI). Bahkan saat ini HIPO Internasional telah menjadi anggota resmi KADIN Indonesia, sebagai anggota luar biasa.

“Organisasi HIPO sama seperti ormas-ormas yang lain yang menerima sumbangan. Namun untuk HIPO, sumbangan dibatasi hanya dari anggota dan bersifat keikhlasan. Jadi, jangan samakan antara sumbangan dengan investasi,” tandasnya.

Ia menjelaskan, sebagai organisasi yang berbadan hukum, HIPO selalu taat hukum dan tunduk dengan segala peraturan pemerintah. Bahkan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD-ART) organisasi, HIPO Internasional tidak pernah menawarka investasi kepada masyarakat.

“Jadi, dana yang masuk ke rekening organisasi HIPO, adalah iuran anggota dan sumbangan anggota secara sukarela atau tanpa paksaan,” katanya Komisaris Utama PT. HIPO Bisnis Manajemen (HBM) itu.

“HIPO tidak pernah menawarkan dan atau menarik sumbangan ke masyarakat umum. Tapi sumbangan itu terkhusus ditujukan hanya ke anggota HIPO. Ingat, itu sumbangan sifatnya sunnah, seikhlasnya,” imbuhnya.

Sementara terkait pernyataan Wimboh yang mengatakan “Penggunaan logo OJK oleh Hipo waktu itu tanpa sepengetahuan OJK. Logo itu bisa disalin dari internet kemudian dipasang”, seperti dilansir Antara. Andi menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mencantumkan logo OJK, di website resmi HIPO Internasional.

“Tidak benar adanya bahwa HIPO mencantumkan logo OJK di website resmi HIPO Internasional,” sebutnya.

“Jadi, saran saya tidak perlu risau atas pemberitaan negatif tentang HIPO, karena temuan tim cyber HIPO, di lapangan ada yang menawarkan investasi, itu adalah oknum yang mengatasnamakan HIPO, untuk menguntungkan pribadi atau bisnis yang dijalaninya saat ini,” terangnya.

Sementara Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) DPP HIPO Internasional, Usin Abdisyahputra Sembiring, SH. mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaporkan website dan sosial media (sosmed) yang mengatasnamakan HIPO.

“HIPO akan segera melaporkan ke pihak Kepolisian, jika website dan sosial media tersebut telah merugikan dan merusak nama baik organisasi HIPO,” tegasnya.

Bahkan, bagi anggota HIPO yang membuat website atau sosmed mengatasnamakan HIPO, yang tidak sesuai isi website asli dan atau resmi organisasi HIPO (www.hipointernasional.or.id), memuat konten berbau investasi, ajakan berinvestasi di HIPO, menjanjikan gaji atau bagi hasil, dan mencantumkan logo OJK, pihaknya mengultimatum agar segera dihapus dan menutup website dan sosmed tersebut dalam tempo 3 x 24 jam.

“Organisasi HIPO akan memberi sanksi tegas, kepada anggota yang melanggar hingga pemecatan dari keanggotaan organisasi HIPO,” tandas Usin. (red)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Warga Lingkar Bandara Lombok Diberikan Kacamata Baca Gratis

Jembatan Tampes di Lombok Utara Kembali Putus