in

Angka Sembuh Covid-19 di NTB Meningkat Drastis, Apa Sudah ada Obat Corona?

Ilustrasi obat corona

kicknews.today – Angka kesembuhan pasien corona di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hingga hari ini, Minggu (10/5) tercatat sebanyak 106 orang dinyatakan sembuh dari virus yang menjadi pandemi dunia ini.

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, dr Hamsu Kadriyan Sp.THT M.Kes dalam wawancara khusus bersama kicknews.today di Mataram Minggu (10/5) menyatakan, hal ini merupakan keberhasilan yang diraih bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 NTB dengan angka kematian yang tergolong rendah.

“Angka kematian penderita covid di NTB sekitar 2% (6/313) , angka ini lebih rendah dari kematian nasioanl akibat covid-19 di Indonesia yang mencapai 8%,” ujarnya.

Untuk kesembuhan pasien covid 19 yang meningkat saat ini menurut dr Hamsu sebenarnya terjadi  karena perjalanan alamiah penyakit yang disebabkan virus corona ini dapat sembuh sendiri dalam waktu 14-28 hari asal daya tahan tubuh pasien baik.

Dikatakan dia, dari beberapa literatur dijelaskan, 70% penderita covid-19 bergejala ringan sehingga dari yang bergejala ringan ini diharapkan bisa sembuh dalam rentang waktu tersebut.

“Di NTB bila kita lihat data press release Pemprov NTB, sebagian besar pasien kita dalam keadaan baik (persepsi kita ringan sampai sedang). Artinya peluang untuk sembuhnya juga tinggi. Maka untuk pengobatan sesuai standar yang dikeluarkan oleh kementerian kesehatan bahwa untuk yang ringan biasanya hanya diberikan obat-obat guna menambah daya tahan tubuh. Lalu untuk gejala yang sedang diberikan juga antivirus dan obat simptomatis lain sesuai keluhan pasien, sedangkan yang berat mungkin diperlukan pemasangan ventilator dan dirawat di ruang isolasi ICU,” paparnya.

Maka kata dr Hamsu, antibodi tubuh sendiri sebenarnya adalah benteng pertahanan terbaik dari virus covid 19.

“Untuk meningkatan antibodi terhadap virus corona antara lain dengan makan makanan yang bergizi seimbang, mengandung vitamin terutama C dan D, istirahat yang cukup, kendalikan penyakit lain yang mungkin memperberat gejalanya seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, kelainan darah dan lain lain. Kurangi merokok dan olah raga teratur,” jelasnya.

Jadi sebenarnya hingga saat ini belum ditemukan vaksin khusus untuk mengobati corona karena fingsi vaksin sebenarnya juga bukan obat.

“Vaksin berfungsi untuk mencegah orang sehat agar tidak tertular oleh virus corona sehingg tidak menjadi sakit. Saat ini ada beberapa kalangan yang keliru menafsirkan vaksin tersebut sebagai obat, jadi yang benar adalah vaksin untuk pencegahan agar tertular penyakit covid-19,” tegasnya. (red.)

What do you think?

76 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Data Pusat, NTB Nihil Tambahan Kasus Covid – 19

Sekolah di Jerman Dibuka Bertahap, Kasus Corona Kembali Lepas Landas