kicknews.today – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bima menggelar upacara peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 di MTsN 1 Bima di Kecamatan Wawo, Sabtu (3/12/2025). Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin Bupati Bima, Ady Mahyudi.
Upacara tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima, H Mujiburrahman SAg, Kasi Bimas Kemenag Bima sekaligu Ketua Panitia HAB ke 80 tingkat Kabupaten Bima, H Sudirman SPdi MSi dan unsur pimpinan Kemenag Bima.

Selain itu hadir pula para Kepala KUA, Kepala Madrasah Aliyah, Kepala Madrasah Tsanawiyah , Kepala Madrasah Ibtidaiyah baik negeri dan swasta serta para guru serta pegawai lingkup Kemenag Bima.
Upacara berlangsung dengan tertib, diawali pengibaran bendera merah putih, pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta doa bersama. Upacara belangsung semarak dengan penampilan dan atraksi para siswa. Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti rangkaian acara hingga selesai.
Peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” Dalam amanatnya, Bupati Ady Mahyudi membacakan sambutan Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.
Ia menegaskan bahwa tema HAB bukan sekadar slogan, melainkan pesan strategis tentang pentingnya kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurutnya, kerukunan tidak hanya dimaknai sebagai ketiadaan konflik, tetapi sebagai energi kebangsaan yang mampu merajut perbedaan menjadi sinergi produktif demi mendorong kemajuan bangsa.
Bupati juga menekankan bahwa kehadiran Kementerian Agama sejak awal merupakan kebutuhan nyata bangsa Indonesia yang majemuk. Republik ini dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen bangsa tanpa memandang perbedaan agama, suku, maupun latar belakang sosial.
Memasuki usia 80 tahun, Kementerian Agama dinilai semakin memiliki peran strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan ekonomi umat, hingga menghadirkan agama sebagai sumber solusi bagi persoalan bangsa.
Ia juga menyoroti tantangan era digital yang menuntut ASN Kementerian Agama untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi. Nilai-nilai keagamaan, lanjutnya, harus mampu hadir di ruang digital secara moderat, menyejukkan, dan mencerahkan.
“ASN Kemenag dituntut menjadi pribadi yang lincah, terbuka terhadap inovasi, serta responsif dalam melayani umat dengan empati dan integritas,” katanya.
Bupati mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk memperkuat komitmen pengabdian dengan menjunjung tinggi profesionalisme, etika, serta penguasaan teknologi.
Selain upacara, Kemanag Kabupaten Bima juga menggelar berbagai kegiatan berbagai kegiatan lomba yang diikuti seluruh keluarga besar Kemenag. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya mempererat kebersamaan di lingkungan Kemenag Bima.
Beragam perlombaan diselenggarakan sejak Desember 2025, mulai dari lomba keagamaan, olahraga, hingga lomba kreativitas. Kegiatan tersebut berlangsung dengan meriah dan penuh antusiasme dari para peserta. Selain menjadi sarana hiburan, lomba-lomba ini juga bertujuan menumbuhkan semangat sportivitas, kerja sama, dan kekompakan.
Ketua Panitia HAB Kemenag ke 80, H Sudirman SPdi MSi mengatakan, pada HAB ke 80, Kemenag Kabupaten Bima menggelar berbagai lomba. Mulai dari lomba volly ball, tenis meja, bulu tangkis, olimpiade antar madrasah, MTQ cerdas cermat, dai-daiah tingkat madrasah dan beragam lomba lain. Tak kalah meriah yakni gerak jalan santai yang digelar di Desa Panda Kecamatan Palibelo.
“Ada juga lomba karya tulis ilmiah untuk guru-guru, penghulu, dan penyuluh agama,” jelas Sudirman. (jr)


