Gejolak pemilihan kadus di Pansor, Bupati Lombok Utara minta seleksi ulang

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar. (Foto. kicknews.today/Anggi)

kicknews.today – Dinamika pemilihan kepala dusun (kadus) di Desa Pansor, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara (KLU) memicu gejolak di tengah masyarakat. Polemik tersebut mencuat setelah kepala desa setempat tidak merekomendasikan calon dengan nomor urut terbaik hasil seleksi panitia (pansel).

Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar membenarkan adanya dinamika tersebut. Dia menyebut persoalan itu berawal dari perbedaan keputusan antara hasil seleksi pansel dengan rekomendasi kepala desa.

“Terjadi dinamika itu karena pemilihan kepala dusunnya, di mana kepala desa kita di Pansor tidak merekomendasikan nomor urut terbaik pada saat pansel kemarin. Itu yang sedang menjadi gejolak di masyarakat kita,” ujar Najmul saat dikonfirmasi, Jumat (20/02/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah telah mengambil langkah dengan mengeluarkan surat edaran sebagai bentuk respons atas situasi tersebut. Surat itu berisi penolakan terhadap proses yang dinilai tidak sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Iya, kami sudah mengeluarkan surat edaran. Isinya penolakan, karena harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Najmul menekankan bahwa seluruh proses pengisian perangkat desa, termasuk kepala dusun, wajib mengacu pada mekanisme dan aturan hukum yang berlaku. Ia meminta agar dilakukan seleksi ulang atau langkah lain yang sesuai dengan ketentuan perundang-undangan untuk meredam ketegangan di masyarakat.

“Saya minta di sana dilakukan seleksi ulang atau langkah-langkah lain sesuai undang-undang,” tutupnya. (gii/*)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI