in ,

Video: PASKIBRAKA, Keberagaman dalam Merah Putih (Bagian I)

Pengibaran Bendera Merah Putih di Istana Negara

Kini, pada 17 Agustus 2019 nanti Indonesia genap berusia 74 tahun, sejak Bung Karno dan Bung Hatta atas nama Bangsa Indonesia, memproklamirkan Kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945. Selama 74 tahun pula Bangsa Indonesia selalu menggelar upacara bendera, guna memperingati hari bersejarah itu. Upacara HUT Kemerdekaan di Istana Negara pun menjadi hal yang dapat dinikmati secara live oleh segenap anak bangsa, melalui layar kaca pada setiap tahunnya. Di antara keseluruhan prosesi upacara yang digelar di Istana Negara, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) selalu menjadi sorotan publik. Kenapa? Karena PASKIBRAKA merupakan cerminan keberagaman dalam Merah Putih.

———————————————–

Sebanyak 68 Paskibraka yang dipilih dari 34 provinsi seluruh Indonesia sejak 26 Juli lalu, telah dilantik dan menjalani pendidikan dan pelatihan (Diklat), di Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Nasional (PP PON), Cibubur, Jakarta Timur.

Berikut nama-nama Paskibraka (berpasangan putra-putri) dari masing-masing provinsi, yang tinggal menghitung hari akan melaksanakan tugas mengawal dan mengibarkan bendera pusaka.

Provinsi Aceh: M. Faris Abqari Siswa MAN Insan Cendekia Aceh Timur dan Indrian Puspita Rahmadhani siswi SMA Negeri 1 Bireuen, Sumatera Utara: Arya Juna Fathan siswa SMA Negeri 1 Medan dan Sylvia Kartika Putri siswi SMA Swasta Kartika 1-4 Pulau Siantar, Sumatera Barat: Roni Kurniawan siswa SMA Negeri 2 Sawahlunto dan Ratih Biguna Lenadtri siswi SMA Negeri 3 Padang.

Provinsi Riau: Muhamat Asraf siswa SMA Negeri 1 Kampar Kiri Tengah dan Tri Setya Negara Putri siswi SMA 1 Rengat, Kepulauan Riau: Muhammad Pazi siswa SMA Negeri 1 Kundur dan Wiwik Yulianti siswi SMA Negeri 1 Senayang, Jambi: Gusnadi siswa SMA 2 Kota Sungai Penuh dan Suci Ayuni siswi SMA 1 Tebo, Sumatera Selatan: Dimas Triyono Putra siswa SMA Negeri 3 Unggulan Kayuagung dan Dini Damayanti siwi SMA Negeri 01 Sembawa, Bangka Belitung: Catarino Jorge Fernandes siswa SMA Negeri 1 Pangkal Pinang dan Annisa Hurul Aini siswi SMA Negeri 1 Sungailiat, Bengkulu: Sudrajat Prawijaya siswa SMA Negeri 4 Rejang Lebong dan Aisyah Rahmawati siswi SMA Negeri 3 Kabupaten Seluma, Lampung: Bagas Satria Wijaya siswa SMA Negeri 1 Metro dan Marluna Fitri Dwiana siswi SMA Negeri 7 Bandar,

DKI Jakarta: Rayhan Alfaro Ferdinand Siregar siswa SMA Al-Izhar dan Rachel Emmanuel Miranda Putong siswi SMA 1 PSKDP, Jawa Barat: Rangga Wirabrata Mahardika siswa SMA Presiden dan Fara El Diba siswi SMA Neger 1 Purwakarta, Banten: Rafi Ahmad Falah siswa SMAIT RJ dan Adilah Hana Khotimah siswi SMAN 7 Kota Tangeranga, Jawa Tengah: Muhammad Fany Nur Wibowo siswa SMA Negeri 1 Magelang dan Salma El Mutafaqqiha Putri Achzaabi siswi SMA Pradita Dirgantara, Yogyakarta: Muhammad Ma’ruf siswa SMK Negeri 1 Sanden Kabupaten Bantul dan Galuh Kumala Hapsari siswi SMA negeri 8 Yogyakarta, Jawa Timur: Mochammad Devano Faris Estiawan siswa SMA Negeri 1 Batu dan Dhea Lukita Andriana siswi SMAN 1 Ngunut.

Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB): Muhammad Adzan siwa MAN 2 Kota Bima dan Shelly Melsyan Silva siswi SMA Negeri 2 Sumbawa Besar, Nusa Tenggara Timur (NTT): Nival Ramadhan Mandaka siswa SMA Swasta Islam Muthmainnah ND dan Cecillia Corteresi Martins siswi SMA Negeri 2 Atambua, Bali: I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata siswa SMA Negeri 1 Mendoyo dan I Dewa Agung Ayu Alamanda Diastari siswi SMA Negeri 1 Bangli, Papua Barat: Menno Asyopan Waray Karubaba siswa SMAN 1 Manokwari dan Uriani Vanesta Kubiari siswi SMA Negeri 1 Manokwari, Papua: Carolus Keagop Kateyau siswa SMA YPPK Taruna Bakti dan Denollati Nonce Kawa Pararem siswi SMKN 1 Jayapura.

Provinsi Kalimantan Barat: Wirendi Angga Rahmawan siswa SMAN 1 Ketapang dan Thalia Putri Andriani siswi SMA Negeri 1 Pontianak, Kalimantan Tengah: Zaini Fahmi siswa MAN Barito Utama dan Ivana Maria Sullyn Tangkere siswi SMAS Taruna Jawa, Kalimantan Selatan: Muhammad Asri Maulana siswa SMA Negeri 1 Kandangan dan Gusti Putri Dayana Sifa Dalpa siswi SMA Negeri 1 Simpang Empat, Kalimantan Timur: Yudho Krisnahadi siswa SMA Negeri 4 Balikpapan dan Arina Qanita siswi SMA Negeri 1 Tanah Grogot, Kalimantan Utara: Fahmi Nur Deskaruniawan siswa SMAN 1 Tanjung Selor dan Cut Putri Widya Utami siswi SMA Negeri 1 Tarakan.

Sulawesi Utara: Alim Arsa siswa SMAN 1 Bolaang Uki dan Eugenia Agatha Rondonuwu siswi SMA Negeri 1 Amuran, Sulawesi Barat: Wisko Pralistra siswa SMAN 1 Mamasa dan Iin Wandani S siswi SMA Negeri 1 Manuju, Sulawesi Tengah: Rafli Mohammad M Tahir siswa SMAN 2 Palu, Afifa Anggraini Canon siswi SMA Negeri 1 Luwuk, Sulawesi Selatan: Kasatria Jaya Saputra siswa SMAN 1 Kandangan dan Ulfiatussaah siswi UPT SMA Negeri 7 Sinjai, Sulawesi Tenggara: Muhammad Arief Wijaya siwa SMAN 2 Kendari dan Lestari Puspita sari, SMA Negeri 1 Baubau, Gorontalo: Mohmmad Rizki Alfuandi Hunta siswa SMAN 1 Kabila dan Noviati Wulandari Saleh siswi SMA Negeri 1 Limboto, Maluku Utara: Syuhal Juliyanto Tilaar siswa SMAN 1 Tidore dan Weina Lahengko siswi SMA Bina Talenta Halmahera, Maluku: Murex Jakcson Sahetapy siswa SMA Negeri 5 Ambon dan Nanda Afifa Rahmad siwi SMA Negeri 11 Ambon.

Nuansa ke-bhineka-an atau keberagaman Indonesia, sangat kental terlihat dari 68 Paskibraka di arena diklat. Silahkan simak apa kesan mereka… (bersambung)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Polda NTB Segera Tertibkan Tambang Emas Ilegal Gunung Prabu Lombok Tengah

PP Pemuda NW Apresiasi Capaian Bandara Lombok Raih Akreditasi ACI