Fenomena tanah bergerak terjadi di Bima, sejumlah rumah rusak

kicknews.today – Fenomena tanah retak terjadi di bekas galian C ilegal di Desa Sanolo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Sebanyak tiga rumah warga rusak akibat pergeseran tanah tersebut.

Kalak BPBD Kabupaten Bima, Drs Isyrah mengatakan, pergeseran tanah di Dusun 2 RT 09 ini terjadi sejak 23 – 27 Mei. Tembok salah satu rumah warga roboh hingga tidak bisa ditempati. Kerugian ditaksir Rp250 juta.

“Ada satu rumah yang rusak parah, pemiliknya sudah berpindah untuk sementara waktu,” kata Isyrah.

Sementara dua rumah lain kata dia, hanya rusak ringan dan masih bisa ditempati. Kejadian ini berlangsung selama berhari-hari dan dilaporkan sejak 24 Mei lalu.

Dari hasil peninjauan lokasi, terdapat patahan tanah sepanjang 500 meter ke arah pegunungan dan patahan ke arah pemukiman sepanjang 240 meter dengan lebar 6 meter.

“Kami sudah memberikan imbauan pada warga di sekitar lokasi kejadian untuk mengungsi ke tempat yang aman,” katanya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI