in

Sejak Juli hingga September, 5.818 warga NTB manfaatkan program ‘Super Wow’ PLN

kicknews.today – Sejak mulai dibuka mulai 14 Juli -30 September 2020, tercatat sebanyak 5.818 pelanggan di NTB telah memanfaatkan program ‘Super Wow’ dari PLN. Program ini memperoleh respon yang sangat tinggi dari masyarakat NTB.

Salah satu pelanggan Super Wow, Lalu Muhammad Zohri, peraih medali emas yang juga merupakan juara dunia pada Kejuaraan Dunia Atletik Junior 2018 di Tampere, Finlandia menikmati paket dari PLN.

“Cukup dengan 170 ribu-an, saya bisa melakukan tambah daya dari 1300 VA menjadi 2200 VA. Kalau untuk normalnya, bisa 800 ribu-an,” tutur Zohri ketika ditemui di kediamannya di Lombok Utara, Kamis (8/10) kemarin.

Selain Zohri, pelanggan lainnya, Cahyadi, salah seorang karyawan swasta yang juga memanfaatkan program ini. Ia mengungkapkan bahwa program ini sangat tepat diluncurkan di tengah pandemi Covid-19.

“Program ini sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masa pandemi sekarang. Semua aktifitas dikerjakan di rumah. Saya sendiri selama pandemi lebih banyak kerja dari rumah, sehingga kebutuhan listrik pasti akan meningkat,” jelas Cahyadi.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTB, Lasiran menyampaikan bahwa program Gebyar Kemerdekaan Super Wow ini merupakan salah satu upaya PLN memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan listrik, khususnya di masa pandemi Covid-19.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi pelanggan di program Super Wow. Tanggapannya sangat luar biasa. Jumlah pendaftar ini sudah melampaui target kami. Ini menandakan program ini sesuai dengan kebutuhan pelanggan,” tutur Lasiran.

Setelah Super Wow, saat ini PLN memiliki program diskon Super Merdeka, yaitu potongan harga biaya Penyambungan sebesar 75% yang diperuntukkan bagi pelanggan bisnis dan industri.(Vik)

Editor: Haris

What do you think?

Member

Written by ahmad viqi

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Berkas perkara pembunuhan di Manggeasi Dompu dinyatakan P-21

Di Kota Mataram tak ada mogok kerja terkait penolakan Omnibus Law