in

Komoditas Aren di Lombok Timur dapat perhatian Pemda

Salah satu kios yang menjual gula aren dan tuaq manis di Kebun Tatar.

kicknews.today- Dinas Pertanian Lombok Timur memberikan perhatian kepada para petani Aren. Hal ini guna meningkatkan program kegiatan desa pertanian organik berbasis perkebunan.

Kepala Seksi Perkebunan dan Perbenihan Dinas Pertanian Lombok Timur, Ningsum mengatakan kegiatan desa pertanian organik berbasis perkebunan komoditas aren akan mulai dibudidayakan.
Pihaknya telah mengusulkan ke kementerian terkait. Saat ini tinggal menunggu keputusannya.
“Satu bulan lalu sudah dicek, kita masih menunggu,” katanya.
Rencananya jika usulan diterima, tahun 2021 areal seluas 15 hektare di Lingkungan Kebun Tatar akan diprioritaskan untuk produksi dari bahan baku aren atau air tuak manis. Sebab di tempat ini banyak penghasil aren dan para masyarakat masih mengolahnya secara tradisional.
“Semoga saja usulan kita diterima,” harapnya.
Program ini pula dihajatkan akan menyisir kelompok-kelompok petani aren agar dapat mengembangkan usahanya.

Sebab air aren ini jika tidak habis terjual airnya akan basi. Untuk itu perlu adanya upaya-upaya dengan membuatnya menjadi gula merah.
“Rasanya lain kalau agak telat dikonsumsi,” katanya.
Pihak juga merencanakan untuk memberikan pelatihan kepada para petani aren dalam pengelolaan hasil pertaniannya dan peralatan dalam penunjang berupa alat pembuatan gula merah serta kebutuhan lainnya untuk mendukung kelancaran usaha masyarakat.
“InsyaAllah kedepannya akan seperti itu,” tutupnya. (Oni)

What do you think?

Member

Written by toni hermawan

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Jelang Pilkada, Gubernur ajak warga Mataram jaga kondusivitas

Kapolres Dompu Tekankan Netralitas Personel Polri dalam Pilkada Serentak 2020