Dispar Lombok Utara tingkatkan kapasitas pengelolaan homestay dan pondok wisata

Dispar Kabupaten Lombok Utara menggelar pelatihan pengelolaan usaha Homestay dan pondok wisata di Hotel Diva Lombok Pemenang, Kamis (04/07).
Dispar Kabupaten Lombok Utara menggelar pelatihan pengelolaan usaha Homestay dan pondok wisata di Hotel Diva Lombok Pemenang, Kamis (04/07).

kicknews.today – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lombok Utara (KLU) menggelar pelatihan pengelolaan usaha Homestay dan pondok wisata di Hotel Diva Lombok Pemenang, Kamis (04/07). Kegiatan itu melibatkan puluhan pemilik homestay.

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Dende Tresni Budi mengungkapkan, pelatihan ini merupakan program dinas yang bertujuan bagaimana untuk meningkatkan kapasitas pengelola homestay.

“Pelatihan ini tidak hanya menekankan pengelolaan tetapi juga aspek pemasaran. Sebab, dengan pembuatan paket wisata banyak hal yang bisa dijual,” katanya.

Di Lombok Utara kata dia, terdapat 17 Desa Wisata yang kerap dikunjungi oleh wisatawan. Jadi, kata Denda, banyak hal yang bisa dilakukan menyangkut pengelolaan, salah satunya untuk meningkatkan ekonomi.

Pihaknya mencoba untuk mendorong masyarakat agar bagaiman wisatawan bisa menginap di desa. Seperti yang sudah dilakukan di beberapa tempat, ketika di desa wisata itu tidak memiliki penginapan, masyarakat bisa menggunakan rumah sendiri untuk disewakan.

Salah satu contoh, ada di Desa Genggelang, Kecamatan Gangga dengan destinasi yang cukup lengkap. Ada kampung cokelat, tempat kuliner, air terjun hingga agrowisata.

“Sebelumnya juga kami sudah memberikan pelatihan dengan melibatkan pihak Booking.com untuk pemasaran. Mungkin kedepan kami akan coba anggarkan untuk pembangunan homestay di Genggelang, sehingga ini bisa menjadi trigger masyarakat untuk membuat homestay yang serupa,” jelasnya.

Dirinya berharap pelatihan ini dapat memicu kolaborasi baik antara pengelola, pokdarwis, pemerintah desa, hingga kabupaten. Yang mana outputnya untuk kesejahteraan masyarakat.

Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Sumberdaya Pariwisata (PSDP) Dispar Lombok Utara Arie Ardiansyah memaparkan, pelatihan ini digelar selama 3 hari mulai 4 – 6 Juli 2024.

“Kami gelar selama 3 hari. 2 hari teori dengan narasumber dari pihak Poltekpar, STP dan dari Pemerintah Daerah. Kemudian di hari terakhir kami lakukan kunjungan lapangan di Desa Wisata Bonjeruk Lombok Tengah,” kata Arie.

Dikatakan Arie bahwa sumber anggaran kegiatan pelatihan berasal dari dana DAK non fisik dengan mengundang 40 orang pengelola homestay dan Pokdarwis.

Dirinya menilai pentingnya kegiatan pengelolaan ini sehingga nantinya masyarakat bisa melayani wisatawan dengan baik dan mampu menjual produknya hingga melaksanakan kiat kepariwisataan sesuai prosedur.

“Khusus tahun ini sejumlah pelatihan juga sudah kami gelar. Salah satunya pelatihan terhadap sejumlah guide yang anggarannya juga bersumber dari dana DAK non Fisik,” tutupnya.

“Selain itu kami berharap pelatihan seperti ini dapat digelar di tahun tahun berikutnya. Sebab peningkatan SDM (Sumber Daya Manusia) ini sangat penting,” tutupnya. (gii)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI