kicknews.today – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa NW (HIMMAH NW) Lombok Timur gelar mimbar bebas tolak terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), Senin (5/9). Aksi yang berlangsung di depan kantor DPRD Lombok Timur itu meminta wakil rakyat mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM.
Aksi mimbar bebas tersebut berjalan lancar, aman tanpa diwarnai ketegangan. Kapolres Lombok Timur, AKBP Hery indra Cahyono mengapresiasi aksi demo berjalan tertib.

“Menyampaikan orasi sudah seharusnya dilakukan secara elegan dan terbuka. Itu juga penting dilakukan untuk menghindari provokasi yang bisa merugikan massa aksi,” pungkasnya.
Puluhan massa mengawali aksi di perempatan BRI Lombok Timur. Dalam orasinya, mereka berharap pemerintah meninjau kembali kebijakan menaikan harga BBM.
“Kenaikan BBM hanya untuk kepentingan para elit. Sementara rakyat kecil menderita. Jika Presiden tidak menurunkan kembali harga BBM subsidi maka kami akan akan melakukan aksi unjuk rasa terus menerus,” tegas Korlap Aksi, Muhammad Zaini.
Kedatangan massa aksi disambut Ketua DPRD Lombok Timur dan menyatakan secara terbuka serta menandatangani penolakan kenaikan harga BBM.
Sementara Wakil Ketua I DPRD Lombok Timur, Daeng Paelori mengaku, tidak ada yang tidak bisa pihaknya tindaklanjuti. Sebagai wakil rakyat, pihaknya akan melakukan yang terbaik untuk massa aksi dalam menyampaikan aspirasi.
“Kami dari DPRD Lombok Timur mengapresiasi semangat massa aksi dalam memperjuangkan hak masyarakat,” katanya. (cit)


