BP2MI gagalkan pengiriman 24 TKW ilegal asal Lombok ke Timur Tengah

kicknews.today- Pengiriman puluhan calon Pekerja Migran (PMI) atau TKI ilegal asal Nusa Tenggara Barat kembali digagalkan. Kali ini, sebanyak 24 wanita asal Lombok diamankan oleh BP2MI di Daerah Istimewa Jakarta (DKI).

Kepala UPT BP2Mi Provinsi NTB, Abri Danar Prabawa mengatakan, pengamanan 24 calon PMI tersebut berdasarkan laporan masyarakat sekitar awal Juni lalu. 

“Untuk proses kepulangan mereka, kami sudah serahkan tanggung jawab ke Pemda masing-masing. Sekaligus berharap diberikan pembinaan lanjut, agar kejadian tersebut tidak terulang lagi,” jelasnya.

Puluhan calon PMI tersebut paling banyak berasal dari Lombok Tengah sebanyak 11 orang. 8 dari Lombok Timur, 4  dari Lombok Utara dan 1 dari Lombok Barat. Mereka diamankan di salah satu tempat di Jakarta.

“Mereka rencananya akan diberangkatkan secara ilegal oleh calo atau tekong ke Saudi Arabia. Karena dari hasil pemeriksaan mereka tidak memiliki syarat untuk menjadi PMI,” jelas Danar.

Danar mengakui, masih menyelidiki oknum calo yang merekrut para calon PMI tersebut. Pihaknya juga siap menindak tegas jika menemukan para tekong tersebut.

“Itu sudah jelas perbuatan melanggar hukum,” tegasnya.

Kasus PMI ilegal menurut Danar, salah persoalan serius di NTB. Pihaknya terus berupa untuk menekan, agar masyarakat tidak tergiur dengan rayuan para oknum yang mencari keuntungan tersebut.

“Masyarakat NTB kebanyakan memilih jadi PMI ilegal karena termakan rayuan para tekong. Padahal, itu bisa merugikan calon PMI jika dihadapkan dengan masalah di tempat kerja mereka,” sebutnya.

Belum lagi, berdasarkan instruksi presiden sejak 2015, pengiriman PMI ke negara Timur Tengah sebagai pekerja rumah tangga dihentikan. “Intinya, kami akan selidiki siapa dalang dari pengiriman PMI ilegal ini. Kalau dibiarkan mereka akan menjadi-jadi,” pungkasnya. (jr)

Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI