in

1.640 Pelamar CPNS di Lombok Utara Gugur, Formasi Kesehatan Sepi Peminat

Kepala BKD Lombok Utara Muhammad Najib

kicknews.today – Hasil seleksi administrasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) telah diumumkan. Terdapat seribu lebih berkas yang tidak lulus tahap verifikasi dan khusus formasi kesehatan minim peminat. Demikian disampaikan Kepala Badan Kepegawai Daerah (BKD) Lombok Utara Muhammad Najib, Jumat (26/10).

“Sekitar 1.640 (tidak lulus, red)dari 5.602 orang yang mendaftar. Berkas pelamar tidak memenuhi syarat,” ungkapnya.

Menurutnya, salah satu faktor tidak lulus seleksi administrasi ini disebabkan banyak calon pelamar, yang kurang memperhatikan persyaratan pendaftaran. Misalnya akreditasi kampus sesuai tahun kelulusan sebagai syarat.

“Banyak yang tidak melampirkan itu, mungkin kampus tempatnya kuliah belum terakreditasi dan bisa juga mereka mengabaikannya. Sedangkan data yang masuk ke server BKD juga akan tetap dikroscek ulang. Agar bisa mengetahui mana yang belum melengkapi berkasnya,” bebernya.

Diketahui, Pemkab Lombok Utara mendapat 274 formasi dalam rekrutmen CPNS tahun 2018 ini. Namun dari keseluruhan formasi tersebut, formasi tenaga kesehatan justru minim peminat. Hanya terdapat dua orang yakni dokter mata dan psikologis klinik. Sedangkan untuk tenaga kesehatan seperti spesialis gigi dan psikologis tidak ada pelamar.

“Dulu pernah bersurat ke pusat kalau formasi ini minim peminat. Kami akan coba sampaikan lagi. Bisa jadi karena terkendala dengan umur,” katanya.

“Sebab kemarin ada dokter spesialis yang mendaftar tapi terkendala usia yang sudah lewat batas dari standar yang ditetapkan, yakni 35 tahun. Inikan bertentangan dengan aturan,”

Dijelaskan Najib, khusus untuk yang dinyatakan lulus seleksi administrasi, mereka akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang bertempat di Mataram. Namun pihaknya belum mengetahui pasti tanggal dan hari apa akan diselenggarakan.

“Nanti tesnya di gedung yang berada di Perumnas Mataram. Kita masih menunggu arahan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN),” jelasnya. (iko)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote