in

Bakesbangpoldagri NTB Libatkan Tokoh Jaga Keutuhan NKRI

Ketua MUI NTB Prof. Drs. H. Syaiful Muslim didampingi Plt. Ketua PWNU NTB Prof. Dr. TGH

kicknews.today – Badan Kesatuan Bangsa, Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (22/10), mengumpulkan segenap elemen mulai dari tokoh agama hingga tokoh adat dan pemuda, guna menyatukan gerak langkah menjaga ketentraman dan kenyamanan, serta mencegah tindakan yang dapat memicu disintegrasi bangsa.

Pertemuan  yang digagas bersama Komandi Resimen Militer (Korem) 162/Wira Bhakti itu, semata-mata untuk menyikapi fenomena bangsa akhir-akhir ini, menyusul terjadinya pembakaran bendera yang diduga mirip bendera organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), yang dilakukan anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) pada puncak perayaan Hari Santri Nasional 2018, 22 Oktober lalu.

“Kita sangat khawatir kasus ini merembet di daerah NTB. Itulah sebabnya kita langsung sikapi,” ungkap Kepala Bakesbagpoldagri NTB, HL. Syafi’i, belum lama ini.

Ketua Majelis Ulama Indonesia  (MUI) NTB, Prof Drs. H. Syaiful Muslim mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat NTB, agar tetap menjaga keutuhan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat serta tidak berbuat hal-hal yang dapat merugikan bagi persatuan dan kesatuan bangsa.

Terlebih dalam menyongsong tahun demokrasi 2019, agar terwujudnya pelaksanaan pemilu yang damai, demokratis, dan berintegritas tanpa isu negatif.

Selain itu, khusus terkait peristiwa di Garut, Jawa Barat, pihaknya menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada aparat kepolisian, untuk melakukan penegakan hukum. MUI NTB mengimbau, apabila menemukan indikasi permasalahan  serupa agar dapat dilaporkan kepada aparat keamanan (TNI-Polri), dan  diharapkan menghindari main hakim sendiri guna mencegah terjadinya konflik.

Ketua MUI NTB juga mengingatkan kembali bahwa masyarakat NTB masih dalam suasana duka, akibat bencana gempa beberapa waktu lalu. Terkai hal ini, pihaknya mengajak memperkuat semangat kebersamaan demi mengembalikan NTB seperti sedia kala.

Lebih jauh MUI NTB juga meminta kepada aparat pemerintah daerah dan aparat keamanan, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap berkembangnya berita hoax dan ujaran kebencian, yang seringkali memanfaatkan media sosial.

Poin-poin itu termaktub dalam kesepakatan bersama yang kemudian ditandatangani mulai dari Ketua MUI NTB, Ketua FKUB NTB Drs. H. Syahdan Ilyas, Plt. Ketua PWNU NTB Prof. Dr. TGH. Masnun Thohir, Danrem 162/WB Kolonel (Czi) Ahmad Rizal Ramdhani, Kepala Bakesbangpoldagri NTB, Direktur Intelkam Polda NTB Kombes Pol. Drs. Soesilo, unsur Kejaksaan Tinggi NTB Muhammad Isnaini, SH., dan pejabat Lanud serta Lanal Mataram.

Turut menandatangani Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) NTB Tarwo Koesnarno, Ketua Parisade Hindu Dharma (PHDI) NTB Drs. I Gede Mandra, M.Si.,  Ketua PGI NTB Pendeta Victor Hutahuruk, Ketua Walubi NTB I Wayan Sianto, Ketua Matakin NTB S. Wijanarko, Ketua Dekenat NTB Romo Rolensius Mariyono PR.

Selain itu Sekertaris PW Gerakan Pemuda Ansor NU NTB Irfan Suryadinata dan Ketua Pemuda NW NTB Abdurrahman, juga ikut menandatangani kesepakatan. (prm)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote