in

Komisi III DPRD Lombok Utara Panggil 4 Dinas Jelaskan Penanganan Pasca Gempa

Suasan saat Komisi III DPRD Lombok Utara memanggil empat kepala dinas

kicknews.today – Komisi III DPRD Lombok Utara memanggil empat dinas yang membidangi fase transisi penanganan bencana pada Senin (22/10). Pemanggilan dilakukan untuk klarifikasi sejumlah isu yang sedang berkembang di tengah masyarakat.

“Kita ingin tahu informasi, karena pasca bencana ini banyak muncul persoalan yang dikeluhkan oleh masyarakat,” ungkap Ketua Komisi III Narsudin.

Empat dinas itu diantaranya Dinas Lingkungan Hidup Perumahan dan Kawasan Permukiman (DLHPKP), Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora), serta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

“Mereka semua berkaitan, khususnya pada penanganan. Makanya kita ingin tahu langkah kongkretnya seperti apa,” katanya.

Politisi PPP ini membeberkan, beberapa persoalan yang dimintai klarifikasi yakni distribusi atau alokasi dan jumlah dana bantuan atau donasi yang dikelola BPBD. Termasuk sejauhmana penanganan bangunan lembaga pendidikan yang roboh terdampak gempabumi harus dijelentrehkan pihak Dikpora KLU.

Sementara untuk DLHPKP yang membidangi pembangunan hunian sementara (huntara), dan pembersihan puing-puing sisa bangunan rumah warga juga tak luput dicecar pertanyaan.

Sedangkan dipanggilnya BPKAD dimaksudkan untuk mengetahui pos-pos anggaran yang telah masuk, maupun yang akan diusulkan di APBD Perubahan 2018 dan APBD Murni 2019.

“Tadi berdasarkan penjelasan BPBD kita tahu ada dana Rp 7 miliar, itu sudah digunakan Rp 4.3 miliar dan apa saja yang dibeli kami sudah tahu. Untuk pendidikan banyak sekolah yang akan dibangun kembali, apalagi kita akan dapat bantuan dari Pemprov DKI,” jelasnya.

Pihaknya di Komisi III berharap agar keempat dinas tersebut lebih sering berkoordinasi dengan dewan. Pasalnya, selaku wakil rakyat, dewan juga ingin mengetahui yang kemudian akan disampaikan kepada masyarakat, apa saja yang telah diperbuat untuk mengatasi persoalan kebencanaan.

“Kita pertegas saja langkah mereka itu apa karena ini sudah musim hujan, kalau warga masih banyak berada di dalam tenda, khawatirnya kesehatan mereka terganggu. Akan ada banyak nyamuk di situ,” tutupnya. (iko)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote