in

Anggota DPRD Lombok Barat Minta Eks Honorer K2 di-PNS-kan Tanpa Syarat

Anggota DPRD Lombok Barat Multazam

kicknews.today – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Barat prihatin dengan nasib eks Honorer Kategori Dua (K2), yang kurang mendapat perhatian pemerintah. Pasalnya, untuk mendaftar sepagai Calaon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahu 2018 ini, para eks honorer K2 masih dipersulit dengan berbagai aturan.

Wakil Ketua DPRD Lombok Barat Multazam dikonfirmasi kicknews.today, Rabu (10/10) mengungkapkan, mestinya para honorer K2 harus diangkat semua menjadi PNS, tanpa harus terbentur dengan umur dan sebagainya.

“Harus ada perlakuan istimewa pada para K2, terutama guru honorer. Kasian mereka sudah mengabdi sekian lama, kemudian tidak diangkat menjadi PNS. Pemerintah Pusat maupun daerah mestinya harus ada rasa kasihan di sini,” katanya.

Selain dipersulit menjadi PNS, lanjutnya, yang lebih memprihatinkan adalah gaji atau honorarium yang diperoleh K2, khususnya di Lombok Barat sangat tidak sesuai dengan pengabdian yang dilakukannya.

“Bayangkan saja, guru honor yang di Lobar hanya berkisaran 200 sampai 400 ribu per bulan, dan dibayarnya pun tidak tiap bulan,” sebutnya.

Sesuai data yang berhasil dihimpun media, untuk di wilayah Lombok Barat yang masuk eks honorer K2 sebanyak 73 orang. Sementara yang memenuhi syarat mendaftar CPNS hanya dua orang.

Politisi Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengklaim bahwa terkait hal ini, pihaknya telah mengajukannya ke Pusat melaui Fraksi NasDem di DPR RI. Dimana, itu dilakukan untuk memperjuangkan nasib eks honorer K2, agar dapat diakomodir menjadi PNS tanpa persyaratan yang rumit.

“Saya sudah membahas permasalahan saudara-saudara yang K2 ini sampai ke Pusat dengan teman-teman Fraksi NasDem yang ada di Pusat,” ujarnya.

Pihaknya juga meminta kepada Pemda Lombok Barat, agar bisa lebih mensejahterakan nasib serta kebutuhan finansial para tenaga honorer terutama guru. (ir)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote