in

DPRD Lombok Barat Minta BPKAD Segera Amankan Aset Daerah

Ketua Komisi II DPRD Lombok Barat Andi Irawan (Foto: Humas DPRD Lobar)

kicknews.today – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Barat meminta Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), segera mengamankan asset karena beberapa asset daerah telah terlepas akibat kalah dalam sengketa.

Ketua Komisi II DPRD Lombok Barat Andi Irawan, Kamis (30/8), mengungkapkan bahwa lepasnya beberapa asset daerah seperti Pasar Tawun, dapat dijadikan acuan ke depan.

“Ini sebagai pelajaran kita, terutama pihak aset, Secapat mungkin amankan kekayaan pemkab ini,” ujarnya, sembari menambahkan, belum lagi akan adanya gugatan sengketa lahan SMP 5 Pandanan Sekotong.

Menurutnya, masalah aset ini dapat menjadi catatan buruk bagi pihak aset. Pihaknya menyarankan agar BPKAD mau belajar dari daerah lain.

“Kita lihat di Lombok Timur. Hanya satu are saja, tanah pemkab diberi pelang, menunjukkan aset pemda dengan nomor sertifikat. Itu yang belum dilakukan oleh pemkab,” tandasnya.

“Amankan semua bukti-bukti, seperti sertifikat. Jangan sampai begitu masuk neraca, mereka tenang tanpa ada surat-surat kepemilikan,” imbuhnya.

Terkait lahan SMP 5 Pandanan di Kecamatan Sekotong, pihaknya meminta agar segera dilaporkan data pembayaran pembebasan lahan.

“Kalau sudah dibayarkan, selesai masalah. Cuma kan gak enak kalau belum diselesaikan (pembayaran, red), terus ditutup sekolah itu,” keluhnya. (ir)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote