in

Besok, Lombok Utara Pamerkan Ratusan Produk UKM

Asisten II Hermanto (pegang mic) saat menjelaskan rencana gebyar produk UKM (Foto: Humas KLU)

kicknews.today – Pemkab Lombok Utara dalam waktu dekat akan menggelar launching enam Bumdesmart. Sebelum kegiatan itu, akan diadakan gebyar produk UKM terlebih dulu pada Rabu (14/3) di Gedung Serbaguna Gondang.

Demikian diungkapkan.

“Acara besok intinya untuk memamerkan seluruh produk UKM di Lombok Utara,” ungkap Asissten II Setda KLU Hermanto, Selasa (13/3), dalam konferensi pers bersama pihak Kompak dan PT. Usaha Desa Sejahtera selaku konsultan dalam program itu.

Dalam gebyar tersebut pemkab mengundang sejumlah buyer yang ada di Mataram seperti Transmart dan Hypermart.

Lantaran ketersediaan pasar di Lombok Utara masih minim, maka buyer dari luar diharapkan mampu melirik produk lokal dan kemudian dapat dipasarkan di sana. Selain itu, juga bertujuan guna terwujudnya kesepakatan dengan distributor lokal.

“Hasil yang kita harapkan agar pengusaha kecil menengah bisa menjalin kerjasama atau terjadi transaksi dengan buyer,” katanya.

Sementara itu, District Coordinator Kompak Mawar Junita mengaku gebyar adalah rangkaian sebelum menuju peresmian Bumdesmart.

Dari sini pihaknya akan melakukan survey, produk apa saja yang dianggap dapat bersaing secara market maupun yang tidak. Khusus produk yang dinilai belum dapat bersaing, menurutnya, ini adalah PR pemkab bagaimana supaya ke depan bisa memberdayakan para pelaku UKM.

“Dalam kesempatan ini kita juga mengandeng Kadin dan Iwapi yang akan menilai produk secara langsung,” tegasnya.

Sebanyak 100 UKM bakal terlibat dalam gebyar yang dilaksanakan selama satu hari tersebut. Di antaranya 75 UKM bergerak dalam bidang makanan olahan dan sisanya bergerak di bidang non makanan.

Para calon distributor lokal yang akan mengisi Bumdesmart nantinya juga akan diberikan sejumlah pelatihan, untuk memantapkan produk mereka dari sisi kemasan dan sebagainya.

“Selain ini kita ada lokakarya, pelatihan dan lain-lain, sebelum meresmikan Bumdesmart itu. Kita ingin hasil yang maksimal,” jelasnya.

Produk lokal yang bakal masuk dalam Bumdesmart yaitu sebanyak 10 persen. Menurut Aziz Setyawijaya selaku Business Development Manager PT. Usaha Desa Sejahtera, jumlah ini dianggap cukup layak bahkan sudah dianggap maksimal.

Betapa tidak, jika dibandingkan dengan ritel besar (Alfamart atau Indomaret). Akomodir produk lokal mereka masih lebih tinggi, dimana retail besar hanya memunculkan sekitar lima persen saja.

“Alfamart itu malah tiga persen kalau tidak salah. Dari tiga persen itu jumlah item produknya sudah ribuan. Untuk KLU, apakah kita sanggup untuk memasukan produk sementara dari penilaian saja ada yang layak dan tidak,” bebernya.

Pihaknya tidak memungkiri hasil komunikasi dengan Bupati bahwa ke depan target akomodir produk lokal ke Bumdesmart Lombok Utara yakni mencapai 30 persen.

Hanya saja dalam prosesnya akan dilaksanakan secara bertahap, termasuk menimbang kesiapan distributor sendiri.

“Misalnya harus ada label halal, kode produksi, baru dianggap layak. Ini yang sedang kita kerjakan bersama tim ahli. Kemungkinan tahun depan produk yang bisa ditampung di Bumdes bisa meningkat kalau prosesnya berjalan lancar,” tandasnya. (iko)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote