in ,

Komisioner KPU Diingatkan Jangan Sok Pintar !!!

ketua KPU RI, Hasim Asy'ari saat lounching bale pintar di KPU Provinsi NTB
ketua KPU RI, Hasim Asy'ari saat lounching bale pintar di KPU Provinsi NTB
ketua KPU RI, Hasim Asy’ari saat lounching bale pintar di KPU Provinsi NTB

kicknews.today Mataram – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari meminta komisioner KPU di daerah tidak merasa pintar. Harus mau belajar agar dalam menjalankan tahapan pemilihan umum(Pemilu) berjalan baik. Sehingga hasilnya, mendapatkan kepala daerah dan legislatif lebih baik juga.

Pada dasarnya komisioner memfasilitasi proses pencarian pemimpin melalui demokrasi. Sedangkan pemilu pada dasarnya konflik, kompetisi dan persaingan. Ini tidak bisa dihindari, namun KPU harus mampu jadi juru damai. “Jangan komisioner KPU atau Bawaslu bagian dari sumber longki. kalau sampai terjadi, pada siapa masyarakat mengadu?,” ungkapnya saat launching bale pemilu di KPU Provinsi NTB, Jumat (16/9).

Oleh karena itu, diharapkan para komisioner dan perangkat didalamnya dapat memberikan suasana sejuk kepada masyarakat terutama para calon. Tidak hanya itu, lanjutnya, komisioner KPU harus memiliki kesadaran untuk belajar. “Jangan merasa pintar,” tegasnya.

Apalagi dengan adanya rumah pintar pemilu yang di launching, harus mampu menyelesaikan masalah.

Kendati mengkritik internalnya, Hasyim memberikan apresiasi kerja kepada KPU Provinsi NTB, sebab mampu menampilkan basis data pemilih mulai dari dusun hingga provinsi.

Sehingga para peneliti atau calon, tidak susah mencari berapa jumlah pemilih tetap, cukup datangi KPU saja. Hanya saja disarankannya, KPU membuat data format PDF kemudian di upload pada Website, sehingga bisa di download oleh masyarakat. “Mari belajar, berikan yang terbaik. Jangan merasa pintar,” pungkasnya.

Sementara, ketua KPU Provinsi NTB, L Aksar Ansori berjanji akan berusaha memberikan terbaik dan pelayanan kepada masyarakat, utamanya calon. Dalam bentuk data real berapa jumlah pemilih. Caranya dengan membuat program “bale pemilu”. Dimana, “bale pemilu” itu bertujuan meningkatkan partisipasi pemilih, baik secara kualitas maupun kuantitas dalam seluruh proses penyelenggaraan pemilu di NTB. Menjadi pusat informasi kepemiluan di daerah ini. Sedangkan tujuan khusus, mengedukasi masyarakat akan pentingnya pemilu dan demokrasi dengan cara memperkenalkan nilai dasar pemilu dan demokrasi. “Intinya meningkaykan nikai pentingnya demokrasi seluruh segmen dan menamkan kesadaran nilai berdemokrasi,” pungkasnya. (prm)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote