in

DPO Pencuri Regulator Dan Gas Elpiji Asal Sulawesi Dibekuk Polisi di Bayan

polisi-saat-mengamankan-barang-bukti-yang-belum-sempat-diedarkan-tersangka-foto-oleh-polsek-bayan
polisi-saat-mengamankan-barang-bukti-yang-belum-sempat-diedarkan-tersangka-foto-oleh-polsek-bayan
polisi-saat-mengamankan-barang-bukti-yang-belum-sempat-diedarkan-tersangka-foto-oleh-polsek-bayan

kicknews.today Lombok Utara – Anggota Polda NTB bersama Polsek Bayan berhasil meringkus tersangka yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), asal Sulawesi yang melarikan diri ke Desa Karang Bajo Kecamatan Bayan KLU. Selasa (13/9).

Mereka diduga telah membawa kabur regulator beserta gas elpiji dari perusahaan tempat mereka bekerja di Sulawesi. Nilai barang yang mereka bawa diperkirakan senilai Rp. 400 juta.

“Kita tangkap mereka sekitar pukul 14.00 wita, saat ini pelaku sudah dibawa ke Polda NTB untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” ujar Kapolsek Bayan, Iptu I Made Suarta.

Kedua tersangka, berinisial SD (26) dan RZ (27), mereka diketahui telah menetap di sebuah rumah kontrakan milik seorang warga di Dusun Ancak Timur, kurang lebih selama satu bulan.

“Selama tinggal disini mereka diduga telah menjual dan mengedarkan regulator yang mereka curi itu di wilayah Bayan dengan harga Rp 400 ribu per unit kepada masyarakat,” terangnya.

“Berdasarkan hasil introgasi, pelaku sempat mengembalikan kerugian senilai Rp 50 juta. Tetapi saat ini barang bukti telah diamankan di Polda,” tandasnya.

Atas perbuatannya, keduanya diancam Pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.(iko)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote