in

Pemkot Mataram Tetapkan Gotong Royong Islamic Center Jadi Agenda Rutin

Masjid Islamic Center
Masjid Islamic Center
Masjid Islamic Center

kicknews.today Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menetapkan kegiatan gotong royong di Islamic Center menjadi agenda rutin setiap hari Jumat dengan melibatkan pegawai negeri sipil (PNS).

“Ini menjadi bagian kita untuk menyukseskan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-26 tingkat nasional yang akan dipusatkan di Islamic Center (IC),” kata Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana saat ditemui di sela kegiatan gotong royong bersama ribuan PNS di area IC Kota Mataram, Kamis (24/3).

Dikatakannya, kegiatan gotong royong itu akan dilaksanakan setiap hari Jumat, agar area di seputaran IC benar-benar bersih dan tertata.

“Kalau hari ini kita bergotong royong hari Kamis, karena Jumat (25/3) merupakan libur nasional,” ujarnya.

Menurutnya, penetapan gotong royong setiap pekan di IC ini karena dia menilai banyak hal yang harus dikerjakan di lokasi ini.

“Berbagai penataan di IC harus menjadi prioritas agar menjelang pelaksanaan MTQ, IC sudah siap, termasuk pedestrian, drainase, pedagang kaki lima dan lainnya,” katanya.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, Pemerintah Kota Mataram melibatkan ribuan PNS di lingkup pemerintah kota setempat, termasuk pasukan hijau dari Dinas Pertamanan, pasukan biru dari Dinas Pekerjaan Umum dan pasukan kuning dari Dinas Kebersihan.

PNS bersama pasukan hijau, biru dan kuning bekerja sama melakukan pembersihan halaman IC dengan menggunakan berbagai alat yang masing-masing dinas.

Sementara pasukan hijau selain membantu melakukan pemotongan rumput, juga melakukan perampingan ranting-ranting pohon yang ada di pinggir jalan bagian luar IC.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh sebelumnya mengatakan, kegiatan gotong royong ini sekaligus sebagai bagian sosialisasi kepada masyarakat bahwa Kota Mataram akan menjadi tuan rumah kegiatan MTQ tingkat nasional dengan jumlah tamu diprediksi sekitar 15 ribu orang.

Dengan demikian, masyarakat lainnya bisa ikut mempersiapkan diri dalam berbagai hal, mengingat banyaknya tamu tentu tidak akan bisa tertampung di kamar hotel yang ada di kota ini.

Artinya, rumah penduduk di sekitar IC juga pasti akan dimanfaatkan para tamu, karena itu masyarakat juga harus berpartisipasi untuk berbenah di rumah dan lingkungan masing-masing.

“Kebersihan menjadi salah satu hal yang penting, karena para tamu tentu akan berkeliling kota. Jangan sampai kebersihan hanya diprioritaskan di tengah kota sementara kawasan pinggiran kurang diperhatikan,” katanya. (ant)

What do you think?

1000 points
Upvote Downvote