BKPH Maria Donggomasa pulihkan lahan dengan tanam 1.000 pohon

Kegiatan penanaman pohon BKPH Maria Donggomasa dan sejumlah pihak di Kelurahan Lampe Kota Bima.
kicknews.today – Balai Kesatuan Pengelolaan Hutan (BKPH) Maria Donggomasa laksanakan safari menanam pohon dan peluncuran demplot pemulihan lahan untuk area tangkapan air dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di So Santangi Perbatasan Kota/Kabupaten Bima (Kelurahan Dodu dan Desa Ntori) NTB, Sabtu (6/12/2025).
 
Kegiatan yang diikuti 200 orang dari berbagai unsur. Yakni, Pengurus Cabang Himpunan Alumni IPB (DPC HA IPB) Bima Dompu dan Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB), perwakilan Desa Ntori, Kelurahan Dodu dan Kelurahan Lampe, dengan jumlah bibit tertanam sebanyak 1.000 pohon jenis kemiri dan kayu putih. Kegiatan itu sekaligus meluncurkan program pemulihan lahan untuk area tangkapan air. 

Kegiatan Safari Menanam ini merupakan agenda tahunan yang sudah menjadi kegiatan rutin BKPH Maria Donggomasa di awal musim hujan. Tujuannya, sebagai wadah untuk mengajak masyarakat dan stakeholders menggalakkan semangat menanam pohon. 

Kepala BKPH MDM, Ahyar, S.Hut.,M.Ling menjelaskan, safari menanam ini adalah kegiatan rutin BKPH MDM, yang dilakukan melalui penanaman massal yang berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lain, dengan tujuan menggugah partisipasi masyarakat. 
 
”Penanaman tersebut langsung dilakukan pada lokasi Demplot program pemulihan lahan untuk area tangkapan air dan pemberdayaan ekonomi masyarakat seluas 10 Ha yang juga merupakan bagian dari areal Perhutanan Sosial, dimana akan menjadi area kolaborasi antara BKPH MDM dengan HA-IPB. Seperti dikemukakan oleh Ketua DPC HA-IPB Dima Dompu, Maulana Ishak bahwa demplot ini akan kita kawal bersama minimal sampai 4 tahun ke depan, dan hari ini adalah langkah awal untuk memulainya,” jelasnya.
 
Ahyar menyampaikan bahwa demplot ini akan mengkombinasikan dua upaya pokok yaitu rehabilitasi hutan pada water catchmant area yang sudah terlanjur gundul dan memberdayakan ekonomi masyarakat dengan komoditi HHBK (Hasil Hutan Bukan Kayu) dari proses maupun hasil rehabilitasi tersebut. Sehingga visi hutan lestari-masyarakat sejahtera lambat laun dapat terwujud.
 
”Hal ini juga akan menjadi bagian dari penanganan isu-isu utama yang diusung oleh Gubernur NTB dan Wakil Gubernur NTB yaitu penanganan kemiskinan ekstrim dan penguatan ketahanan pangan,” ujarnya. 

Program ini juga sebagai bagian dari pendidikan konservasi kepada masyarakat. DPC HA IPB Bima Dompu, bersama ARM HA-IPB dan BKPH Maria Donggo akan membina Kelompok Tani Hutan (KTH) dan kaum pemuda di area demplot. Untuk memastikan kesinambungan dan rasa memiliki terhadap inisiatif ini, KTH berkomitmen menandatangani surat pernyataan kesanggupan menjaga dan memelihara tanaman sebelum penanaman dimulai.
 
Ketua Umum ARM HA-IPB, Ir. Ahmad Husein, M.Si mendukung penuh inisiatif program DPC HA IPB Bima Dompu bersama BKPH MDM tersebut. Fokus ARM HA-IPB kata dia, bukan bersiap dalam respon penanggulangan dan pemulihan bencana. 

“ARM HA-IPB memandang bahwa fokus harus juga diarahkan dalam hal mitigasi dan kesiapsiagaan bencana banjir dan longsor melalui pemulihan lahan daerah tangkapan air seperti di Kawasan So Santangi (Kelurahan Dodu dan Desa Ntori) ini,” lanjut Husein.
 
Sementara itu Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat ARM HA-IPB, Dr. Ir. Wien Kuntari, M.Si menjelaskan, ARM HA-IPB akan bahu-membahu bersama DPC HA IPB Bima dalam implementasi program tersebut. ARM HA-IPB dapat berperan melalui fasilitasi dalam penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat di lokasi demplot, serta membantu memperluas jejaring mitra yang tertarik mendukung program tersebut. 
 
“Kerja sama ini akan kami masukkan pula ke dalam Rencana Kerja Tahunan (RKT) ARM HA-IPB untuk 2026 mendatang,” pungkasnya. (jr)
Facebook
Twitter
WhatsApp
Email

Kontributor →

Kontributor kicknews

Artikel Terkait

OPINI