ITDC Siapkan Protokol Khusus “The New Normal” Masa Pandemi Covid-19

3 min


143 shares
New Normal
Salah satu kawasan "The Mandalika", Lombok, NTB (Foto: Ucup for kicknews)

kicknews.today – Sesuai surat Menteri BUMN Nomor S-336/MBU/05/2020 tentang Antisipasi Skenario The New Normal Badan Usaha Milik Negara, PT. Indonesia Tourism Development Corporation atau ITDC saat ini tengah menyelesaikan serangkaian protokol khusus untuk memulai skenario New Normal di masa penanganan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengembang kawasan pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, telah membentuk Task Force Recovery The New Normal yang bertugas menyusun protokol khusus tersebut. Protokol khusus itu dimaksudkan untuk melindungi dan mencegah penyebaran Covid-19 bagi pegawai, mitra bisnis, wisatawan dan pengunjung kawasan serta para pemangku kepentingan lainnya.

Direktur Utama PT. ITDC Abdulbar M. Mansoer menyampaikan melalui keterangan tertulisnya, Jumat (29/5), protokol tersebut merupakan kelanjutan penerapan protokol kesehatan yang telah diberlakukan ITDC, di lingkungan kantor dan kawasan pariwisata yang dikelola perusahaan selama ini.

“ITDC selalu mendukung penuh langkah dan kebijakan strategis yang ditetapkan oleh Pemerintah khususnya Kementerian BUMN, dalam proses pencegahan dan penanganan Covid-19,” ungkapnya.

Dikatakan, protokol yang akan dijalankan selain berpedoman pada kebijakan Kementerian BUMN, juga disusun berdasarkan komando Kementerian/Lembaga terkait lain khususnya Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), termasuk keunikan dan kondisi masing-masing daerah operasi.

“ITDC siap menjalankan arahan Kementerian BUMN terkait skenario The New Normal ini, karena arahan tersebut sejalan dengan langkah-langkah antisipasi dan protokol pencegahan Covid-19 yang telah diterapkan ITDC sejak Maret lalu,” kata Abdulbar.

Ditegaskan kembali, saat ini PT. ITDC telah menjalankan protokol pencegahan penyebaran Covid-19 secara ketat untuk melindungi karyawan, mitra bisnis, wisatawan, dan pemangku kepentingan lain yang berada di kawasan yang dikelola ITDC dari potensi risiko terinfeksi, yang dapat mengancam kesehatan mereka.

Dijelaskan, meski perusahaan menerapkan kebijakan Work From Home (bekerja dari rumah) bagi sebagian besar karyawan, namun sebagian karyawan yang lain tetap bekerja di lapangan yaitu di proyek konstruksi, khususnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) The Mandalika, Lombok.

Sementara Direktur Konstruksi dan Operasional ITDC Ngurah Wirawan mengungkapkan, dengan terus bergulirnya proyek konstruksi di The Mandalika, Lombok memasuki masa pemberlakuan skenario New Normal, maka protokol kerja bagi keselamatan karyawan dan mitra usaha seperti kontraktor dan pemasok di lokasi-lokasi proyek, menjadi salah satu prioritas bagi ITDC.

“Untuk itu, kami akan menerapkan standar operating procedure (SOP, red) atau protokol kerja baru, tidak hanya untuk pengerjaan proyek konstruksi tapi juga untuk keseluruhan operasionalisasi kawasan, mengingat lokasi-lokasi proyek tersebut terletak di dalam kawasan,” ujarnya.

Sejauh ini, lanjut Wirawan, sebagai pengelola kawasan, ITDC telah secara proaktif melakukan program pencegahan penyebaran Covid-19 di dalam kawasan pariwisata The Nusa Dua dan The Mandalika, antara lain dengan melibatkan tenant dan stakeholders untuk melakukan kegiatan preventif, seperti pemeriksaan suhu tubuh para pengunjung yang datang ke hotel dan restoran ataupun ke tempat usaha lainnya.

Menurut Wirawan, selain terus mensosialisasikan protokol kesehatan, salah satu metode yang akan digunakan ITDC memasuki New Normal, yakni memastikan dilaksanakannya protokol kesehatan dengan cara memberi contoh langsung kepada pihak yang berhubungan dengan ITDC.

“Sebagai contoh, apabila pihak ITDC diundang meeting fisik oleh pihak lain, maka pihak ITDC akan memastikan dulu bagaimana protokol kesehatan yang ada di lingkungan tersebut dan metode penerapannya. Apabila ternyata protokol kesehatan tidak sesuai, maka pihak ITDC akan meminta meeting dilakukan di Kantor ITDC,” tuturnya.

“Selain itu pihak ITDC akan selalu membawa masker cadangan, sehingga saat bertemu dengan pihak yang tidak menggunakan masker, maka pihak ITDC dapat memberikan masker kepada orang tersebut,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, apabila telah memulai operasional dalam masa New Normal pihaknya akan menerapkan Flexible Working Hours bagi karyawan, melakukan pembatasan jumlah yang bekerja di kantor serta menerapkan secara ketat physical distancing pada working space, termasuk saat pelaksanaan meeting secara fisik.

“Pelaksanaan protokol kesehatan di seluruh lingkungan dan wilayah kerja ITDC akan terus dievaluasi, sehingga dapat menghasilkan hasil yang optimal khususnya memasuki dan selama masa New Normal,” terangnya.

“Dengan antisipasi yang telah kami lakukan bersama pemangku kepentingan lainnya, kami berharap lingkungan kerja dan destinasi pariwisata yang kami kelola dapat terus steril dari penyebaran Covif-19,” lanjutnya.

Di samping itu, pihaknya juga optimistis kalau pandemi Covid-19 yang merupakan wabah nasional bahkan global, dapat segera teratasi dan diangkat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Sehingga industri pariwisata tanah air dapat kembali bergerak dan memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia,” tutupnya. (red)


Like it? Share with your friends!

143 shares

What's Your Reaction?

Sedih
0
Sedih
Takut
0
Takut
Marah
0
Marah
Senang
0
Senang
Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga
0
Bangga
Terkejut
0
Terkejut

Komentar

Komentar

Share via
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend