KPU Lombok Tengah Dituding Tidak Kerja Sesuai Amanah?

2 min


kicknews.today – Ratusan warga yang merupakan pendukung pasangan Bakal Calon independen Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, H Lalu Saswadi dan Ir H Dahrun melakukan aksi demo di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah, Jumat (28/2) pukul 16.00 wita. Aksi yang dilakukan oleh simpatisan dan Tim sukses pasangan Bakal Calon independen itu untuk mempertanyakan hasil berita acara pengecekan syarat dukungan yang diputuskan oleh KPU Lombok Tengah.

Sebelumnya, pasangan bakal calon H Lalu Saswadi dan Danrum di coret, karena syarat dokumen dukungan yang diserahkan tidak memenuhi syarat setelah dilakukan pengecekan sesuai batas minimal syarat dukungan yakni 57,032 dukungan.

“Anggota KPU Lombok Tengah tidak bekerja sesuai dengan amanah yang diberikan,” ujar koordinator aksi, Muhamad Zaini.

Ditegaskan, bahwa KPU Lombok Tengah harus bertanggung jawab atas berita acara yang dikeluarkan tersebut. Karena syarat dukungan yang sudah diserahkan sebanyak 59.321, namun diberita acara yang sudah diplenokan, jumlah dukungan yang diserahkan menjadi 54,707, jumlah dokumen yang tidak lengkap 54,552 dan jumlah dokumen yang tidak lengkap 115.

“Ada data kami yang dicuri, berita acara yang dikeluarkan ini juga palsu, sehingga jumlah syarat dukungan yang diserahkan menjadi 54,707,” kesalnya.

“Silon KPU saat perbaikan syarat dukungan juga ditutup, sehingga kami tidak diberikan waktu membuka silon KPU Lombok Tengah tersebut,” cetus Ibu Ema salah satu Tim ITE.

Suprihatin menambahkan, bahwa berita acara yang dikeluarkan KPU Lombok Tengah bertentangan dengan PKPU, karena syarat dukungan yang diserahkan itu harus sesuai syarat minimal, sehingga bisa dilanjutkan untuk tahap berikutnya.

“Berita acara yang dikeluarkan ini tidak sesuai dengan syarat dukungan yang diserahkan oleh Pasangannya Bakal Calon. Dari mana angka 54,707 itu bisa muncul di berita acara,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Lombok Tengah, Darmawan bersama empat anggota komisioner KPU lainnya tidak bisa memberikan penjelasan dengan panjang lebar saat menerima perwakilan warga, ia mengatakan, bahwa pada prinsipnya apa yang menjadi keputusan KPU Lombok Tengah itu, pihaknya siap untuk mempertanggungjawabkan segala bentuk prosedur hukum dan menempuh proses hukum yang akan dilaporkan.

“Apa yang menjadi keputusan itu kami siap pertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Karena tidak puas dengan jawaban KPU Lombok Tengah, masa aksi kemudian menjutkan aksinya ke Bawaslu Lombok Tengah untuk menyampaikan laporan dan mendesak Bawaslu Lombok Tengah untuk mengeluarkan rekomendasi verifikasi ulang terhadap syarat dukungan yang sudah diserahkan. Aksi itu juga mendapat pengawalan dari jajaran Polres Lombok Tengah. (Ade)


Like it? Share with your friends!

Ade

What's Your Reaction?

Sedih
0
Sedih
Takut
0
Takut
Marah
0
Marah
Senang
0
Senang
Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga
0
Bangga
Terkejut
0
Terkejut

Komentar

Komentar

Share via
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend