Jelang Tutup Tahun, Polres Bima Lakukan Pembersihan Preman

2 min


78 shares
Preman digelandang polisi di Terminal Tente

kicknews.today – Operasi dengan sandi Lilin Gatarin 2017 yang digelar jajaran Polres Bima dalam rangka menyambut pergantian tahun, berhasil menggelandang tujuh preman di Terminal Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra. Tri Budi Pangastuti, MM. mengatakan, operasi tersebut dalam rangka cipta kondisi menyambut Tahun Baru 2018.

“Pada hari Rabu, 27 Desember 2017 pukul 10.00 Wita, Polres Bima telah melakukan operasi premanisme dalam rangka cipta kondisi selama Operasi Lilin Gatarin 2017,” ujar AKBP Tri Budi.

Lebih lanjut Tri Budi menjelaskan, operasi premanisme yang digelar mulai pukul 09.00 Wita di Terminal Tente tersebut, melibatkan anggota gabungan satuan fungsi yang dipimpin langsung Kabag Ops beserta Kasat Reskrim, Kasat Intel, dan Kasat Lantas.

“Dari operasi premanisme tersebut berhasil mengamankan beberapa orang yang diduga meresahkan warga. Mereka sering melakukan pemalakan, pemerasan,” ungkap Polwan berjilbab ini, seraya menambahkan saat diperiksa meraka tidak dapat menunjukkan kartu atau surat identitas.

Tujuh orang yang diduga meresahkan warga tersebut antara lain inisial AH (38) warga Desa Nisa Kecamatan Woha, WAH (34) warga Desa Tente Kecamatan Woha, AM (30) mahasiswa asal Desa Ngali Kecamatan Belo, AF (19) warga Desa Nata Kecamatan Palibelo, ME (30) warga Desa Ngali Kecamatan Belo, dan MI (27) warga Desa Kabora Kecamatan Lambitu Kabupaten Bima.

“Satunya lagi berasal dari luar Provinsi NTB, inisial RUB (21) warga Desa Onggol Kecamatan Wanda Kodi Provinsi NTT,” tutup Tri Budi.

Selanjutnya ketujuh terduga preman tersebut digelandang ke Mapolres Bima untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut. Selain itu, pihak Polres Bima juga memanggil para kepala desa tempat tinggal terduga preman tersebut.

Sementara Kapolres Bima AKBP Bagus S. Wibowo, SIK. menyatakan, kegiatan operasi tersebut akan terus dilakukan sampai Tahun Baru 2018.

“Untuk kegiatan operasi premanisme ini sesuai rencana akan dilaksanakan selama empat hari, yakni sampai dengan menjelang  Tahun Baru 2018,” jelas Kapolres Bima. (djr)

Tujuh preman saat diperiksa di Mapolres Bima


Like it? Share with your friends!

78 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

0 Comments

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend