Pengadilan Agama Praya Komitmen Wujudkan Birokrasi Bebas Korupsi

1 min


kicknews.today – Pengadilan Agama Praya Kelas IB Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), Selasa (26/2) mulai mencanangkan Zona Integritas dalam rangka mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,

Pencanangan Zona integritas itu ditandangi oleh Ketua Pengadilan Agama Praya, Drs Didi Nurwahyudi,
Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT, Kapolres Lombok Tengah, Kepala Kejaksaan Negeri Praya dan Kodim 1620 Praya, di Pendopo Bupati Lombok Tengah.

“Hari ini kita mulai pencanangan zona integritas untuk mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani Masyarakat,” ujar Didik Nurwahyudi saat penandatanganan pencanangan Zona Integritas.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan pelayanan birokrasi bebas korupsi tersebut, pihaknya sudah menyediakan pelayanan berbasis teknologi, sehingga masyarakat bisa menyampaikan pengaduan atas pelayanan yang diberikan di Pengadilan Agama Praya ini.

“Pelayan berbasis teknologi ini untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengakui, masih banyak tantangan yang masih belum bisa diwujudkan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga dengan adanya pencanangan zona integritas ini pelayanan kepada masyarakat itu akan lebih baik dan pelayanan birokrasi bebas korupsi itu bisa terwujud.

“Pencanangan ini untuk mewujudkan lingkungan Pengadilan Agama Praya besa korupsi dan tindakan pungutan liar (Pungli),” pungkasnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, H Moh Suhaili FT menyampaikan apresiasi atas pencanangan zona integritas yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Praya tersebut. Sehingga apa yang dicanangkan itu bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Apa yang diikrarkan oleh para hakim dan tujuan kegiatan ini bisa terwujud bagi masyarakat, tidak hanya seremonial saja,” ujarnya.

Ditegaskan, bahwa momentum ini juga bisa dijadikan niat untuk menjadi abdi orang banyak dan ikhtiar untuk meningkatkan pelayanan yanh lebih baik kepada masyarakat.

“Profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap terjaga dan netral,” pungkasnya. (Ade)


Like it? Share with your friends!

Ade

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend