in

Diduga Potong Uang Marbot Masjid, Camat Praya Barat Daya Diperiksa Polisi

Camat Praya Barat Daya, Kamarudin saat diperiksa penyidik di Polres Lombok Tengah

kicknews.today – Setelah sempat mangkir dari panggilan penyidik Tipikor Satreskrim Polres Lombok Tengah, Senin (21/1) pukul 10.00 wita, akhirnya Camat Praya Barat Daya, Kabupaten Lombok Tengah, Kamarudin datang memenuhi panggilan Satreskrim Polres Lombok Tengah.

Kamarudin diperiksa terkait dengan kasus dugaan pemotongan dana Marbot Masjid di wilayah Kecamatan Praya Barat Daya.

Kepala Satreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang mengatakan, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap camat Praya Barat Daya ini untuk melengkapi berkas terkait kasus pemotongan dana Marbot Masjid senilai Rp 103 juta.

“Hari ini kita periksa Camat Praya Barat Daya terkait pemotongan dana Marbot Masjid tersebut. Ia datang dengan dikawal dua pengacaranya,” jelas AKP Rafles di kantornya, Senin (21/1).

Dijelaskan dia, sebelumnya jadwal pemeriksaan terhadap Camat Praya Barat Daya itu akan dilakukan pada Minggu lalu. Namun, yang bersangkutan tidak bisa memenuhi panggilan peyidik karena ada tugas Dinas yang tidak bisa ditinggalkan. Sehingga yang bersangkutan bisa memenuhi panggilan pemeriksaan itu pada hari ini.

“Materi pemeriksaan hanya seputaran dana Marbot tersebut,” jelasnya.

Dikatakan, dalam kasus dugaan pemotongan dana Marbot Masjid yang diduga dilakukan oleh oknum Camat tersebut. Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, baik itu dari Marbot Masjid di Kecamatan Praya Barat Daya dan pihak Kesra Setda Lombok Tengah.

Dari hasil sementara keterangan beberapa Marbot Masjid yang sudah diperiksa, membenarkan bahwa mereka belum menerima dana Marbot Masjid yang menjadi haknya tersebut.

“Jumlah saksi yang sudah diperiksa itu sekitar 30 saksi,” jelasnya.

Disinggung terkait adanya informasi bahwa dana Marbot Masjid yang dipotong itu sudah dikembalikan, Rafles mengatakan bahwa meskipun dana Marbot Masjid itu dikembalikan oleh oknum Kecamatan, proses hukum tetap berjalan.

“Kalau sudah cukup barang bukti, baru bisa kita tetapkan tersangka,” pungkasnya (Ade)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Tahanan Kasus Narkoba Senilai 3 M Asal Prancis Kabur, Polda NTB “Berburu”

Tiga Bulan Buron, Pelaku Pencuri Motor Bule Diciduk Polres Lombok Tengah