Hina Etnis Donggo, Akun Facebook Mahasiswa Bima Dilaporkan ke Polda NTB

2 min


306 shares
Perwakilan HMD saat membuat laporan pengaduan di SPKT Polda NTB (Foto: Ist)
Perwakilan HMD saat membuat laporan pengaduan di SPKT Polda NTB (Foto: Ist)

 

kicknews.today – Akun facebook “Lafi Firman” dilaporkan ke Polda NTB, Jumat (20/10) tadi, terkait postingannya mengandung ujaran kebencian. Laporan dilayangkan Himpunan Mahasiswa Donggo (HMD) Mataram.

Alasan melapor, karena postingan akun itu sangat melukai masyarakat Donggo. Apalagi, dalam postingan pemilik akun itu, dia menyamakan orang Donggo dengan binatang.

“Kami sebagai masyarakat Donggo sangat terluka dengan postingan penghinaan oleh akun itu,” kata Koordinator HMD, Satria Madisa.

Laporan mereka dilayangkan melalui SPKT Polda NTB sekitar pukul 14.00 Wita.

Adapun isi postingan pemilik akun Lafi Firman yang membuat HMD keberatan, sekaligus menjadi bahan laporan itu, tertulis “Di baik baikin makin menjadi perempuan donggo yang satu ini, sadar diri kamu anak gunung tak pantas kamu bergaya  seperti itu, ini kota bukan dusun seperti kampung di donggo lenggentu sana sudah kumuh kotor dan masyarakatnya itam seperti B*BI HUTAN pantasnya seperti itu sebutannya untuk orang DONGGO, dasar l*ko Donggo ma pahu bune w*wi saraan, dasar perempuan donggo yang ndak tau diri”.

Satria melaporkan pemilik akun dengan sangkaan Pasal 28 ayat (2) Juncto Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 tahun 2008 tentang ITE. Juga dengan Pasal 4 huruf b angka 1 Jo Pasal 16 UU RI Nomor 40 tahun 2008 tentang penghapusan diskriminasi ras dan etnis, serta  Pasal 156 KUHP tentang Penghinaan terhadap Suatu Golongan Tertentu.

Saat melapor, mereka melampirkan print out postingan pemilik akun tersebut. Hasil penelusuran, pemilik akun itu adalah Mahasiswa STKIP Bima. Oknum baru saja menyelesaikan studinya dan akan diwisuda dalam waktu dekat.

Dia menjelaskan, laporan ini sebagai bentuk pembelajaran bagi pengguna media sosial. Jangan sampai media sosial digunakan untuk mengumbar ujaran kebencian.

Sementara, Muhjir Donggo menambahkan, dia dan rekannya memilih melapor untuk menghindari tindakan anarkis dari warga dan mahasiswa asal Donggo. Karena, menurut dia, kondisi saat ini sudah mulai memanas.

Dia meminta kepada masyarakat agar mempercayakan penanganan kasus ini kepada aparat Kepolisian dan tidak mengambil tindakan sendiri. Disamping itu, dia juga meminta Polda NTB segera mengusut tuntas laporannya.

Terpisah, Kabid Humas Polda NTB AKBP Dra. Hj. Tri Budi Pangastuti membenarkan adanya laporan tersebut. Dia mengatakan, laporan itu sedang diteliti untuk memastikan bisa ditindaklanjuti. (red)


Like it? Share with your friends!

306 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend