in

Jaringan Curanmor Bule Diringkus Polisi, Satu Pelaku Ditembak

kicknews.today –Tim Resmob Polres Lombok Tengah, Selasa (17/3) sekitar pukul 11.00 wita berhasil menangkap empat jaringan palaku curanmor dengan korban wisatawan Negara Asing (WNA) atau Bule. Dari empat pelaku yang ditangkap, satu pelaku yang merupakan pemetik ditembak, karena berusaha kabur saat akan ditangkap. Para pelaku yakni inisial ST (23), SH (23) warga Desa Kuta, HR (23) warga Desa Mertak dan SP (33) warga Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

“Pelaku ditangkap tadi malam, saat akan menjual sepeda motor hasil curian itu ke penadah. Satu pelaku yang merupakan residivis inisial ST ditembak,” ujar AKP Priyo Suhartono.

Dijelaskan, para pelaku ini ditangkap kurang dari 24 jam setelah melakukan pencurian terhadap sepeda motor korban Nathalie Roth (25) Warga Negara Swiss. Selanjutnya, atas laporan itu pihak bersama anggota langsung melakukan penyelidikan dan berdasarkan informasi masyarakat, bahwa sepeda motor yang hilang di Kuta itu akan di jual ke Desa Segala Anyar.

“Begitu pelaku ST melintas membawa sepeda motor itu, anggota langsung melakukan penggrebekan dan menangkap pelaku,” jelasnya.

“Untuk penadah belum, karena pelaku belum sempat menjual sepeda motor tersebut. Kasus ini masih kita kembangkan,” ujarnya.

Labih lanjut, ia menjelaskan, dari keterangan pelaku yang ditangkap itu, pihaknya langsung melakukan pengembangan dan berhasil menangkap satu persatu para pelaku yang terlibat dalam kasus pencurian motor milik bule tersebut.

“Para pelaku dan 6 unit barang bukti sepeda motor yang diduga hasil pencurian sudah diamankan di Polres Lombok Tengah untuk proses hukum lebih lanjut,” jelasnya.

Dijelaskan, adapun barang bukti sepeda motor yang diamankan itu yakni satu unit Sepeda Motor Honda beat warna putih Nomor mesin JF51E-1146430, Satu unit sepeda motor scoopy warna merah putih Nomor mesin JFW1E-1674750, Satu unit sepeda motor honda scoopy warna merah putih Nomor Mesin JM31E – 1649294, satu unit sepeda motor satria FU Nosin G420-ID-320880 dan satu unit sepeda motor Yamahan NMAX Nomor Polisi DK 3031 URR.

“Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara,” ujarnya.

Dijelaskan, kronologis kejadian itu
pada hari selasa tanggal 17 Maret.2020, pukul 17.00 wita bertempat di depan jalan raya Puskesma Kute. Pada saat itu korban hendak membeli gorengan di pinggir jalan, kemudian korban memarkir sepeda motor berjarak 5 meter dari tempat korban membeli gorekan. Ketika pelaku membelok motor korban dibawa lari. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 18 Juta dan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lombok Tengah

“Selama seminggu ini kita juga berhasil menangkap dua pelaku curas dan satu pelaku curat. Jadi ada 7 tersangka yang diamankan dalam seminggu,” pungkasnya. (Ade)

What do you think?

100 points
Upvote Downvote

Written by adee

Comments

Tinggalkan Balasan

Loading…

0

Mitigasi Bencana Corona Berbasis Keluarga

Narkoba Seharga Rp 122 Juta Dimusnahkan Polres Lombok Tengah