Dramatis, Polisi Evakuasi Pelaku Curanmor yang nyaris Tewas di Dompu

Terduga pelaku berinisial SD saat diamankan di Mapolres Dompu2 min


46 shares

kicknews.today – Kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) terjadi di Rumah makan Sate Soto samping SPBU Karijawa Kabupaten Dompu, Selasa (14/7).  Terduga pelaku berinisial SD, 32 Tahun diamuk massa hingga nyaris tewas. Proses evakuasi berlangsung dramtis, hingga nyawa pelaku berhasil diselamatkan dari keberingasan massa.

Kapolres Dompu melalui Paur Humas, Aiptu Hujaifah mengungkapkan kasus Curanmor terjadi pada saat korban Ayu Sariningsih membeli Sate dengan menggunakan SPM Scopy.

Setibanya di TKP, korban memarkir kendaraan disamping rumah makan tersebut. Tidak lama Kemudian datang SD bersama AH dengan menggunakan SPM Honda Revo Fit tanpa Nomor Polisi.

“Keduanya datang dengan modus membeli Sate Soto. SD lalu memesan Sate Soto. Sementara AH menunggu dan tetap menduduki sepeda motor yang dibawanya,” ujar Hujaifah.

Setelah memesan sate soto, SD menghampiri sepeda motor yang diparkir korban tersebut. Kemudian mencongkel kontak sepeda motor korban dan memindahkan posisinya untuk dibawa kabur.

Namun aksi SD tersebut diketahui korban dan didorong hingga terjatuh. Melihat peristiwa tersebut pemilik rumah makan, Junaedi Arifin  membantu korban dan mencoba menghalau pelaku yang ingin melarikan diri.  Pada waktu yang bersamaan datang warga yang kebetulan melintas di sekitar TKP langsung  menghakimi SD.

Akibatnya, kedua  pelaku mengalami luka robek pada bagian kepala, mulut dan pelipis mata, luka memar dan bengkak pada hidung.

“SD dihakimi massa. Sedangkan AH melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor sebelum warga menghakimi SD,” terangnya.

“Diketahui bahwa pada saat kejadian SD membawa Senjata api rakitan yang diselipkan di pinggang kirinya,” ungkap Hujaifah.

Mendapat informasi tersebut Kapolsek   setempat dan tim Puma Polres Dompu tiba di lokasi berupaya mengevakuasi SD yang sudah babak belur diamuk massa, petugas kepolisian memindahkan SD kedalam Kantor SPBU Karijawa.

Kemudian melakukan negosiasi dan penggalangan serta upaya persuasif terhadap massa yang masih ingin menghakimi SD.

Petugas kepolisian tetap berupaya melakukan evakuasi mengingat massa yang semakin banyak. Kemudian petugas kepolisian dengan cara paksa menerobos kerumunan massa dan pada saat dilakukan evakuasi terhadap SD massa tetap melakukan pemukulan.

Namun berkat keuletan dan kesigapan anggota kepolisian, selanjutnya anggota Polsek Dompu dan tim Puma berhasil mengevakuasi SD dari amukan massa dan diamankan di Mapolsek Dompu dan kemudian dibawa menuju Mapolres Dompu untuk proses lebih lanjut.

“Dari hasil data awal yang didapat oleh pihak kepolisian bahwa SD merupakan residivis dalam pidana pencurian kendaraan bermotor dengan modus yang sama, berpura pura membeli dan memesan makanan sebelum melancarkan aksi pencurian sepeda motor,” bebernya.

Dari tangan SD pihak kepolisian menyita barang bukti. Diantaranya 1 (satu) Unit SPM Honda Scoopy Warna Hitam, satu pucuk Senjata Api Rakitan dengan gagang terbuat dari kayu, satu butir peluru Kaliber 5,56 dan satu lembar STNK atas Nama Sulaeman Muzaini.

“Terduga pelaku SD ini merupakan warga asal Desa Ta’a Kecamatan Kempo Dompu. Sedangkan berinisial  AH, 30 Tahun yang berhasil melarikan diri warga Desa Soritatanga, Kecamatan Pekat Dompu,” pungkasnya. (rif)


Like it? Share with your friends!

46 shares
Syarif

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Senang Senang
0
Senang
Terhibur Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga Bangga
0
Bangga
Terkejut Terkejut
0
Terkejut
Sedih Sedih
0
Sedih
Takut Takut
0
Takut

Komentar

Komentar

Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend