Mayat Pria yang Ditemukan di Bayan Seorang Pekerja RISHA


0
Kondisi pekerja RISHA saat ditemukan oleh warga Desa Akar akar (foto: ist)

kicknews.today – Belakangan warga Desa Akar akar Kecamatan Bayan Lombok Utara dihebohkan oleh penemuan mayat yang tergeletak dibawah jembatan berlokasi di Dusun Gelumpang. Dengan kondisi yang nahas, mayat berjenis kelamin pria itu pertamakali ditemukan oleh Inaq Seni dan Buda saat hendak mencari rumput disekitar lokasi, Rabu (2/10). Usut punya usut, rupanya ia adalah pekerja Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA).

Hal ini terungkap saat Gabungan Pengusaha RISHA Indonesia (G-RISHA) memberikan klarifikasi di Mataram, Jumat (4/10). Identitas mayat tersebut diketahui bernama Luther Mudji (21) warga Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ia bersama sejumlah rekannya berada di kecamatan paling ujung Lombok Utara ini untuk bekerja membantu percepatan pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG) warga.

“Almarhum merupakan salah satu pekerja RISHA yang sedang mengerjakan 29 unit di Dusun Dasan Gelumpang dan Dusun Dasan Tereng Desa Akar-Akar. Korban sudah bekerja sejak akhir bulan Agustus dengan progres pembangunan 90 persen,” ungkap Ernest Julianto kerabat korban.

Dijelaskan, korban mulai bekerja dari pukul 08.00 Wita sampai 00.00 Wita, karena mengejar target bisa tuntas sampai tanggal 16 November 2019. Kemudian, pada malam hari sekitar pukul 20.30 Wita, Senin (30/9) pihaknya kehabisan aksesoris bahan RISHA, lalu menghubungi kerabatnya yang sedang bekerja di Dusun Dasan Gelampang. Dengan alasan itu Luther pun mengambil barang dengan menggunakan sepeda motor milik warga. Namun sayangnya, diperjalanan yang kondisi gelap dan tikungan tajam, ia diduga jatuh hingga terjerembab ke bawah jembatan.

“Karena 2 hari tidak ada kabar, saya langsung koordinasi dengan pokmas dan pemilik motor yang dipinjam itu. Tidak ada ditemukan, kami pun fokus mencari ke Mataram karena khawatir memakai motor kemudian pergi, tapi tidak lama saya dapat kabar ada penemuan mayat dan dipastikan itu dia,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua G-RISHA Indonesia menyampaikan belasungkawa yang dalam atas musibah yang menimpa pekerjanyanya tersebut. Menurutnya, korban rela bekerja jauh-jauh dari NTT untuk masyarakat yang terdampak gempa di pulau Lombok. Khusus di Lombok Utara, rumah yang dikerjakan Luther yaitu sebanyak 29 unit berlokasi di Dusun Dasan Gelumpang 14 unit dan Dusun Dasan Tereng 15 unit.

“Kami merasa kehilangan atas kejadian ini. Walau begitu, tidak menyurutkan niat kami dalam membantu masyarakat kaitan dengan percepatan ini. Untuk 29 unit yang dikerjakan di Akar akar, itu sebenarnya kita take over dari aplikator nakal. Almarhum rela mengerjakan dengan harapan bisa tuntas cepatnya,” katanya.

“Kami memberikan tali asih kepada keluarga korban, membiayai keluarga korban yang akan datang ke Lombok, dan membiayai pemakaman di sini (Mataram),” imbuhnya.

Secara terpisah, Kapolsek Bayan Iptu I Made Sukadana membenarkan peristiwa penemuan mayat ini. Diduga penyebabnya yakni kecelakaan tunggal, sebab korban diketahui jatuh ke jurang sedalam 10 meter. Kondisi korban ditemukan dalam keadaan tengkurep menghadap timur sedangkan posisi motor dalam keadaan miring ke kanan menghadap ke barat, setelah dilakukan pengangkatan terhadap mayat korban ditemukan luka membusuk pada bagian punggung, luka bagian lengan kanan.

“Karena kejadian sudah 2 hari baru ditemukan oleh warga. Korban sekarang sudah di makamkan dengan persetujuan pihak keluarga,” ucapnya.(iko)


Like it? Share with your friends!

0
Rico

What's Your Reaction?

Sedih
0
Sedih
Takut
0
Takut
Marah
0
Marah
Senang
0
Senang
Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga
0
Bangga
Terkejut
0
Terkejut

Komentar

Komentar

Share via
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend