Hj Putu Selly Ajak Mahasiswa Undikma Jadi Entrepreneur Berjiwa Pengusaha

3 min


Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si. saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional Ekonomi Digital di Undikma Mataram

kicknews.today – “Udara boleh panas, semangat tetap berjalan”. Demikian kalimat pembuka yang dilontarkan Ketua Umum KAFEGAMA Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si., Sabtu (24/1) siang, saat menjadi keynote speaker pada Seminar Nasional di Aula Handayani Universitas Pendidikan Mandalika (Undikma) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Di hadapan ratusan mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi (FIPP) Undikma Mataram, Kepala Dinas (Kadis) Perdagangan Provinsi NTB yang akan turut berkontestasi, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Mataram itu mengungkapkan, saat ini kita dihadapkan pada kekuatan persaingan dengan semakin meluasnya arus globalisasi, sebagai tuntutan kaum liberalisasi dan juga perdagangan bebas.

“Kini kita telah memasuki era dimana dunia tanpa batas, terutama dalam bidang informasi dan komunikasi, yang berimplikasi pada aspek sosial dan budaya,” ungkapnya.

Dalam era globalisasi, lanjut Putu Selly, perubahan terasa begitu sangat cepat. Salah satu variabel penting yang ikut menentukan percepatan pembangunan ekonomi masa depan, ialah kemajuan teknologi informasi dan komunikasi yang secara terus-menerus berkembang semakin canggih dari waktu ke waktu.

“Variabel ini mengandung implikasi bahwa kualitas dan pemberdayaan informasi dan komunikasi, akan menjadi syarat dari upaya untuk menghadapi tantangan yang sekaligus untuk menangkap peluang di era globalisasi ini,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat dituntut menjadi konsumen yang cerdas dan harus pintar, dalam melihat produk-produk yang dijual di pasaran.

“Bukan saja yang ada di toko offline, toko online juga seperti itu. Jangankan adik-adik mahasiswa, saya sebagai Kepala Dinas Perdagangan saja sering ketipu karena belanja online. Tapi itu manusiawi karena tampilannya memang indah, harga juga terjangkau,” tutur mantan Penjabat Walikota Mataram itu.

Menjelaskan tentang “Ekonomi Digital” yang dijadikan tema seminar, kandidat calon walikota yang mengusung jargon “Mataram Baru dan Harus Maju” itu menjelaskan, kehadiran dan pemanfaatan teknologi saat memiliki dampak positif dan negatif.

“Sekarang yang perlu kita ketahui bersama, kita memanfaatkan teknologi seperti gadget adik-adik, semua ada positif dan negatif. Dampak positifnya adalah kesempatan berusaha untuk siapapun semakin terbuka lebar, termasuk ibu rumah tangga,” jelasnya.

“Jadi, tidak harus di luar rumah, di dalam rumah pun bisa menghasilkan uang, bisa menambah penghasilan keluarga kecil kita,” imbuhnya.

Lebih jauh istri anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan H. Rachmat Hidayat itu menyampaikan, saat ini banyak ibu rumah tangga yang menggunakan internet untuk mendapatkan penghasilan tambahan, seperti berjualan online.

“Oleh karena itu, sekarang seperti diberitahu tadi oleh Bapak Dekan, mau cari makan, mau cari apa saja tinggal pencet  (gadget, red). Dunia sudah ada di genggaman kita. Mau apa saja, pembelian produk sehari-hari, transportasi, transaksi perbankan dan jasa pengiriman, pembayaran tagihan jasa pengiriman, dan lain-lain,” bebernya.

Hj. Putu Selly yang juga Pembina Forum Komunikasi Sales dan Marketing (FKSM) NTB itu, juga sempat menuturkan pengalamannya saat pergi ke Jakarta sehari sebelum acara seminar. Dimana saat berada di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ia dikagetkan oleh cleaning service yang tidak lagi mempekerjakan tenaga kerja manusia.

“Saya kaget juga. robot ini ternyata dia mengambil kulit permen di bawah, di samping saya ada kulit permen itu yang diambil oleh robotnya, hebat. Oleh karena itu kita harus cerdas dalam memilih suatu pekerjaan, ya adik-adik,” ucapnya.

Bahkan, lanjutnya, perbankan juga nanti suatu saat tidak menggunakan tenaga manusia lagi, semua akan menggunakan robot.

“Kita dituntut untuk menjadi entrepreneur yang punya jiwa pengusaha. Nanti akan dijelaskan apa beda entrepreneur dan pengusaha. Termasuk kemudahan yang didapatkan dengan media internet,” ujarnya.

“Karena itulah penting bagi kita semua, untuk beradaptasi dengan perubahan itu dengan cara menjadi pelaku usaha di era industri 4.0. Kita harus menjadi pelaku usaha walaupun kecil, tapi kita sebagai pelaku usaha. Gunakanlah gadget android adik-adik semua untuk hal-hal yang positif, yang bisa menghasilkan, jadi tidak tergantung kepada kiriman bulanan dari orang tua adik-adik,” ajaknya.

Untuk diketahui, Seminar Nasional itu digelar oleh Badan Eksekitif Mahasiswa (BEM) FIPP Undikma Mataram, bekerjasama dengan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi Gadjah Mada (KAFEGAMA) Cabang NTB. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan launching startup binaan KAFEGAMA NTB, yakni buatacara.com dan bosayur.com.

Tampak hadir dan aktif mengikuti seminar, Dekan FIPP Undikma Mataram Drs. I Wayan Tamba, M.Pd, para dosen, Presiden Mahasiswa (Presma) BEM Undikma Mataram, Public Relation FKSM NTB Willy Permata. (red)

Tampak peserta seminar yang fokus saat pemaparan dari Hj. Putu Selly Andayani

Like it? Share with your friends!

What's Your Reaction?

Sedih
0
Sedih
Takut
0
Takut
Marah
0
Marah
Senang
0
Senang
Terhibur
0
Terhibur
Terinspirasi
0
Terinspirasi
Bangga
0
Bangga
Terkejut
0
Terkejut

Komentar

Komentar

Share via
Choose A Format
Story
Formatted Text with Embeds and Visuals
Send this to a friend